Sultra Kebagian 6500 Kg Daging Impor

Andi Sulthan Mujahidin, telisik indonesia
Senin, 26 April 2021
0 dilihat
Sultra Kebagian 6500 Kg Daging Impor
Illustrasi daging kerbau. Foto: Repro Kompasiana.com

" Kalau ada kenaikan harga daging di pasar, Bulog menyediakan alternatif bagi masyarakat untuk melakukan pembelian daging dengan harga yang lebih murah "

KENDARI, TELISIK.ID - Baru-baru ini terjadi impor daging kerbau, yang dilakukan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas). Mengingat, pemerintah melalui Bulog akan menggenjot impor daging kerbau.

Hal ini dilakukan untuk menekan harga daging sapi di pasar yang kian meningkat. Daging import tersebut akan disebar ke seluruh Indonesia.

Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sendiri, kebagian daging impor tersebut sebanyak 6500 Kilogram.

Kepala Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Sutra, Ermin Tora menyampaikan, impor daging kerbau yang dilakukan oleh pemerintah ini untuk stabilisasi harga daging di pasar dan sebagai alternatif bagi masyarakat.

"Kalau ada kenaikan harga daging di pasar, Bulog menyediakan alternatif bagi masyarakat untuk melakukan pembelian daging dengan harga yang lebih murah," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (26/4/2021).

Ermin melanjutkan, daging kerbau yang disediakan oleh Bulog dijual dengan harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan protein hewani.

"Daging kerbau yang disiapkan oleh Bulog harganya lebih murah yakni Rp 80 ribu per kilogram," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, daging kerbau impor yang dipasok oleh Bulog di Sulawesi Tenggara (Sultra) ini mendapat respon yang baik dan diminati masyarakat.

Baca Juga: Untuk KRI Nanggala-402, DMI Imbau Takmir Masjid se-Indonesia Salat Gaib

"Masyarakat rutin memesan daging kerbau impor ini, kebanyakan masyarakat di Kota Kendari meminati daging tersebut," terangnya.

Ermin menjelaskan, untuk stok komoditi lainnya seperti beras dan gula masih mencukupi hingga akhir Ramadan dengan harga yang relatif.

"Stok beras kita sekarang hampir 7 ribu ton, bahkan setelah lebaran Idul Fitri juga masih mencukupi," katanya.

Kemudian, untuk stok daging sapi sendiri masih terisa 3 ton.

"Daging ini berbentuk kemasan per kilogramnya dan tersimpan di cold storage," pungkasnya. (B)

Reporter: Andi Sulthan Mujahidin

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga