Pedagang Semangka di Muna Barat Meraup Keuntungan di Bulan Ramadan
Aldin, telisik indonesia
Selasa, 10 Maret 2026
0 dilihat
Pedagang buah semangka di pasar lawa, Nyoman Rediasa saat melayani pembeli. Foto: Aldin/telisik
" Pedagang buah semangka di pasar lawa kabupaten Muna Barat (Mubar) meraup keuntungan lebih besar selama bulan ramadhan di banding hari-hari biasa "

MUNA BARAT, TELISIK.ID- Pedagang buah semangka di pasar lawa kabupaten Muna Barat (Mubar) meraup keuntungan lebih besar selama bulan ramadhan di banding hari-hari biasa.
Seorang penjual semangka di pasar lawa, Nyoman Rediasa mengatakan selama bulan ramadhan penjualannya meningkat drastis.
"Selama ramadhan ini penjualan mulai meningkat, sebelumnya hanya dapat Rp. 500 ribu sekarang bisa sampai Rp. 800 ribu dalam satu kali jual," kata Nyoman, senin (9/3/2026).
Ia mengatakan, bahwa semangka yang ia jual berasal dari petani lokal dan petani dari kota kendari.
"Kalau di sini sudah kurang atau habis jadi semangka di kendari saya ambil, kadang dari makasar beli juga di kendari," ungkapnya.
Baca Juga: Polres Muna dan Cipayung Plus Berbagi Ratusan Takjil
Pedagang lain, La Mui mengatakan pendapatannya meningkat selama menjual semangka di bulan ramadhan.
"Alhamdulillah ada peningkatan, sekarang kalau saya menjual satu mobil openkap bisa habis," kata Mui.
Ia juga mengatakan sebelum bulan ramadhan penjualan tidak menentu kadang habis kadang juga tidak, bahkan sampai ada semangka yang rusak.
"Sebelumnya itu kadang habis kadang juga tidak, kadang kalau masih banyak biasanya saya obral 5 ribu perbuah dari pada rusak, yang penting modal kembali alhamdulillah tidak apa-apa, tapi selama bulan ramadhan ini mulai ada pemasukan," jelasnya.
Sementara itu seorang pembeli, wa Fira mengatakan rutin membeli semangka untuk di jadikan bahan jualan.
Baca Juga: Viral Perang Sarung Dua Kelompok Remaja Berujung Perkelahian di Pasarwajo Buton
"Tiap hari saya beli semangka untuk di jadikan bahan jualan es buah," katanya.
Lebih lanjut, Fira mengatakan ada perbedaan pembeli saat ia menjual di hari hari biasa dengan menjual di bulan ramadhan.
"Kadang pembeli itu rame kadang juga tidak tapi selama ramadhan ini pembeli itu rame terus," jelas Fira. (A)
Penulis: Aldin
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS