KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Meski diiming-iming mobil mewah oleh dua investor besar, Sahlan Tawulo, Kepala Desa Ambakumina, Kecamatan Laea, Kabupaten Konawe Selatan, lebih memilih memihak pada kesejahteraan warganya.
Sahlan Tawulo bersikeras menolak dua investor besar yang ingin mengelola lahan seluas 470 Ha yang telah ia perjuangkan untuk kepentingan warganya.
Sahlan Tawulo patut diacungi jempol atas keberhasilannya membuat 146 KK warganya kini hidup makmur dengan penghasilan Rp 15 juta setiap bulan.
Di masa pendemi COVID-19 hampir semua wilayah atau desa mengharapkan uluran tangan dari investor. Namun berbanding terbalik dengan Kepala Desa Ambakumina yang justru menolak investor.
Saat ditemui wartawan Telisik.id Thamrin Dalby, Sahlan tawulo mengaku, lahan seluas 470 ha yang ia peroleh adalah kawasan HTI (hutan tanaman industri) yang mana lahan tersebut tidak dapat dikelola.
