Update Terkini Israel dan Palestina di Gaza

Nur Khumairah Sholeha Hasan, telisik indonesia
Selasa, 24 Oktober 2023
0 dilihat
Update Terkini Israel dan Palestina di Gaza
Korban Palestina hingga Selasa, 24 Oktober 2023, lebih dari 5 ribu warga Palestina menjadi korban meninggal akibat konflik Hamas-Israel yang meletus selama 2 pekan terakhir. Foto: Tirto.id

" Kabar terbaru tentang Gaza yang telah memasuki hari ke-18 sejak terjadinya saling serang pada 7 Oktober 2023 lalu "

TEL AVIV, TELISIK.ID - Kabar terbaru tentang Gaza yang telah memasuki hari ke-18 sejak terjadinya saling serang pada 7 Oktober 2023 lalu.

Melansir Tirto.id, hingga Selasa, 24 Oktober 2023, lebih dari 5 ribu warga Palestina menjadi korban meninggal akibat konflik Hamas-Israel yang meletus selama 2 pekan terakhir.

Menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas, 2 ribu di antaranya adalah anak-anak dan 1.100 ribu termasuk wanita.

Baca Juga: Puluhan Ribu Siswa di Sulawesi Tenggara Salat Gaib dan Doa Bersama untuk Palestina

Sebanyak 1.400 warga Israel juga dilaporkan tewas. Masih ada 222 orang yang diculik Hamas hingga dijadikan sandera di Gaza.

Sementara 2 sandera yang dibebaskan Hamas atas desakan AS adalah Yocheved Lifshitz (85) dan Nurit Cooper (79). Keduanya dibawa keluar dari Gaza via perbatasan Rafah menuju Mesir.

Lifshitz dan Cooper diculik di rumahnya, Kibbutz Nir Oz, dekat perbatasan Gaza, pada Sabtu, 7 Oktober 2023. Meskipun demikian, suami mereka tidak termasuk dalam tawanan yang dibebaskan.

"Meskipun saya tidak bisa mengungkapkan rasa lega karena dia sekarang sudah aman, saya akan tetap fokus untuk pembebasan ayah saya dan semua orang - sekitar 200 orang tak berdosa - yang masih menjadi sandera di Gaza," beber Sharone Lifschitz, putri Yocheved Lifshitz.

Senin (23/10/2023), malam, Israel dilaporkan melakukan serangan di kamp pengungsi di Jalur Gaza dan menewaskan 5 orang.

Berikut update terbaru terkait konflik Israel dan Palestina.

1. Israel gencar lakukan pengeboman

Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina yang dikelola Hamas, Ashraf Al-Qudra menyebutkan pengeboman Israel itu menargetkan kamp Al-Shati yang berbatasan dengan garis pantai Mediterania.

Sementara itu, di hari yang sama, kementerian mengatakan 32 pusat kesehatan tidak dapat digunakan setelah Israel memutus akses terhadap pasokan penting, termasuk bahan bakar, ketika Israel melakukan kampanye pengeboman yang telah menghancurkan seluruh lingkungan dan membawa kondisi kemanusiaan ke titik puncaknya.

2. RS Indonesia tutup karena listrik padam

Ia menambahkan bahwa kebutuhan mendesak rumah sakit harus diprioritaskan dalam hal distribusi bantuan, dan mendesak PBB dan Komite Internasional Palang Merah untuk mendorong pengiriman pasokan bahan bakar dan unit darah ke wilayah kantong tersebut.

Rumah Sakit Indonesia, di wilayah Beit Lahia, Gaza utara, ditutup karena tidak dapat menjalankan fasilitas vital setelah listrik padam pada hari Senin.

Baca Juga: 15 Hari Konflik Israel dan Palestina, Tank Israel Mendekat ke Gaza

3. Tiap 15 menit,  satu anak di Gaza meninggal

Satu anak terbunuh setiap 15 menit dalam pemboman Israel di Gaza, menurut sebuah LSM Palestina, menyoroti besarnya korban yang ditimbulkan oleh perang saat ini terhadap anak-anak.

Lebih dari 100 anak terbunuh setiap hari sejak Israel mulai mengebom daerah kantong Palestina yang terkepung pada 7 Oktober setelah serangan mematikan Hamas. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga