KENDARI, TELISIK.ID - Tambang pasir yang menjadi mata pencaharian masyarakat Kecamatan Nambo ditutup sementara oleh Pemerintah Kota Kendari, karena mengakibatkan pencemaran lingkungan di sekitaran Pantai Nambo.
Adanya tambang pasir menjadi tempat bergantung nasib sebagian dari masyarakat Pantai Nambo, tetapi di samping itu juga memberikan dampak negatif yang ditimbulkan akibat penambangan tersebut, yaitu tercemarnya air laut di kawasan Pantai Nambo.
Pemkot dalam menyikapi hal tersebut, langsung turun ke lokasi untuk melihat efek yang ditimbulkan akibat penambangan pasir, sehingga mengambil kebijakan untuk menutup sementara aktivitasnya.
Baca Juga: Buntut Panjang Tambang Pasir Nambo yang Merusak Lingkungan
Lurah Nambo, Silomayansari mengatakan, akibat pemberhentian sementara aktivitas penambangan pasir, membuat masyarakat tak mempunyai lapangan pekerjaan.
