2.154 Usulan Warga Masuk Pemda Bombana

Hir Abrianto

Reporter Bombana

Rabu, 15 Maret 2023  /  4:03 pm

Suasana pra musrembang rencama kerja pemerintah daerah Kabupaten Bombana tahun 2024 di aula Tanduale Bombana. Foto: Hir Abrianto/Telisik

BOMBANA, TELISIK.ID - Usai menggelar musrembang tingkat kecamatan untuk penyusunan rencana kerja pembanguan daerah (RKPD) tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bombana mencatat sebanyak 2.154 usulan dan aspirasi masyarakat.

2.154 usulan terbagi atas 426 usulan pokir dan 1.728 usulan musrembang yang diusulkan kepada 17 SKPD di antaranya, Dinas PUPR 865 usulan, Dinas Perindagkop 174, Dinas Pertanian 342, Dinas Pendidikan 160, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan 102, Sekda 90, Dinas Pariwisata 75, Dinas Perhubungan 62, Dinas PMD 60, Dinas Kesehatan 28, Dinas Kominfo 24, DLH 21, Satpolpp 5, Dinas Ketenagakerjaan 4, BKKBN 3, dan BKD 1 usulan.

"Dari musrembang kecamatan dalam RKPD Bombana 2024, Ada 2.154 usulan masuk. Ini semua masih dalam tahap penyelarasan, klarifikasi dan penajaman menyesuaikan dengan program RPD Kabupaten Bombana tahun 2023-2026," jelas Kepala BAPPEDA Bombana, Husrifna Rahim dalam Pra Musrembang RKPD 2024, Rabu (15/3/2023).

Baca Juga: Bombana Sabet Penghargaan UHC Award

Dalam penyusunan RKPD Bombana 2024 dengan tema peningkatan kualitas SDM dan inftrastruktur eilayah mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, di mana pemerintahan Burhanuddin sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bombana melakukan pembangunan dengan tageline menata kota dan memberdayakan desa.

Sekretaris Daerah Bombana, Man Arfa mengharapkan, masa pra musrembang kabupaten ini, dijadikan waktu yang tepat untuk menyelaskan ribuan usulan-usalan masyarakat dengan matang bersama DPRD, kepala desa, camat, lurah dan masing-masing OPD agar pada penetapan program kerja 2024 nantinya sesuai dengan program skala prioritas dan tepat sasaran.

Penyusunan RKPD Bombana 2024 dilaksanakan dengan pendekatan THIS atau tematik, holistik, integratif dan spasial karena dalam penyusuan rencana kerja tahunan harus banyak diperhatikan, paling utama adalah target pembangunan nasional.

Baca Juga: Bulog Bombana Kewalahan Penuhi Permintaan Beras

"Seperti penurunan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, pencegahan stunting, menata kota dan penguatan ekonomi masyarakat," pungkasnya.

Olehnya itu, ia berharap masa pra musrembang usulan-usulan dibahas secara rasional menyesuaikan dengan prioritas pembangunan 2023-2026, agar yang ditetapkan pada musrembang tingkat kabupaten nantinya merupakan hasil kesepakatan bersama. (B)

Penulis: Hir Abrianto

Editor: Kardin 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS