7 Langkah Efektif Cegah Asma Kambuh

Nurdian Pratiwi

Reporter

Kamis, 04 Agustus 2022  /  12:36 pm

Asma merupakan salah satu penyakit yang sifatnya kambuhan. Gejala asma dapat muncul kapan pun dan di mana pun tanpa Anda duga. Foto: Repro Hellosehat.com

KENDARI, TELISIK.ID - Asma merupakan penyakit gangguan pernapasan yang ditandai dengan sesak nafas. Selain itu, penyakit asma tidak bisa sembuh total karena disebut-sebut disebabkan oleh faktor genetik.

Penyakit ini bisa menyerang si penderita kapan saja tanpa kenal waktu dan tempat. Misalnya karena debu ataupun paparan bulu binatang.

Mengutip dari Klikdokter.com, serangan asma mungkin ringan, tapi bisa menjadi sangat berbahaya dengan cepat. Selama serangan, saluran udara menyempit karena pembengkakan dan peradangan, dan otot-otot di sekitar menegang. 

Namun, itu tidak berarti penderita asma mesti susah bernapas sepanjang waktu. Jika asma tak kambuh atau berhasil dikontrol, maka penderitanya tetap bisa beraktivitas normal.

Biasanya penderita asma dianjurkan untuk selalu membawa obat ke manapun pergi. Obat asma terbagi menjadi dua jenis, yaitu obat pengendali (controller) dan pereda (reliever).

Akan tetapi, ada saja kejadian ketika obat asma tertinggal atau habis saat serangan datang.

Dikutip dari Kompas.com, berikut beberapa tips mencegah asma kambuh yang dapat diterapkan dikehidupan sehari-hari.

1. Menghindari pemicu

Perhatikan kapan dan di mana Anda mengalami gejala seperti mengi dan batuk. Jika bisa menentukan pemicu serangan asma, Anda juga bisa menghindarinya.

Baca Juga: Kurang Minum Bisa Jadi Penyebab Gagal Ginjal? Simak Penjelasannya

2. Berolahraga

Beberapa tipe olahraga mungkin akan berat untuk dijalani oleh penderita asma, namun bukan berarti olahraga tidak berdampak baik bagi penderita asma.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang dengan asma yang berolahraga 30 menit per hari 2,5 kali lebih mungkin mengontrol gejala asma mereka dibandingkan dengan yang tidak.

Jika lari intensif terasa terlalu berat, cobalah aktivitas seperti bersepeda atau yoga. Berenang juga olahraga yang bagus untuk orang dengan asma karena udara hangat dan lembap di sekeliling kolam renang biasanya tidak akan memicu gejala.

3. Obati kondisi lain

Penyakit seperti pilek dan flu, infeksi sinus, penyakit asam lambung, dan sleep apnea membuat asma lebih sulit untuk ditangani.

Jadi, konsultasikan dengan dokter untuk mengobati kondisi-kondisi lain tersebut dan apakah berkaitan dengan asma yang Anda miliki.

Bahkan, stres dan kecemasan juga bisa memperburuk asma. Jadi, jika Anda mengalami stres, cobalah konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan bantuan dalam menangani emosi.

4. Jaga kebersihan rumah

Setiap rumah memiliki tungau debu, atau serangga kecil yang hidup di furnitur, tempat tidur, hingga karpet.

Jika Anda atau orang di rumah menderita asma, menghirup makhluk-makhluk tersebut dapat memperburuk gejala asma.

Tungau atau serangga kecil memang tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, tetapi bisa diturunkan jumlahnya dengan melakukan sejumlah perubahan.

Misalnya, rutin mencuci bantal setiap minggu dengan air panas untuk membunuh tungau, setidaknya dengan suhu 54 derajat Celcius. Menggunakan air hangat dan pemutih juga bisa menjadi alternatif.

Selain itu, pastikan mencuci seprai dan selimut setiap minggu, serta boneka mainan yang digunakan anak Anda untuk tidur.

5. Perhatikan udara di lingkungan sekitar

Jika Anda pergi keluar ketika cuaca sedang dingin, pastikan hidung dan mulut tetap hangat. Selain menggunakan masker, Anda juga bisa melapisinya dengan syal.

Baca Juga: Kenali Perdarahan Normal dan Abnormal Pasca Melahirkan

Jika batuk atau mengi saat berolahraga di cuaca dingin, cobalah berolahraga di dalam ruangan.

6. Susun rencana tindakan asma

Jika Anda tidak memiliki rencana tindakan, cobalah membuat janji dengan dokter untuk membuatnya. Rencana tindakan asma akan dimulai dengan pemantauan yang memungkinkan Anda untuk melihat ada di “zona” mana asma yang Anda alami.

Misalnya, hijau berarti asma dalam kondisi terkontrol, kuning dalam kondisi hati-hati, dan merah adalah kondisi yang dekat dengan serangan asma sehingga perlu dilakukan langkah khusus untuk mencari perawatan.

Rencana tindakan asma yang baik juga akan membantu Anda mengidentifikasi pemicu dan langkah yang dapat diambil agar asma tak kambuh.

7. Upayakan tidak terinfeksi virus

Menurut Canadian Lung Association, virus seperti pilek dan flu dapat menginfeksi saluran udara dan paru-paru penderitanya. Begitu pula dengan infeksi virus corona.

Padahal, infeksi virus adalah penyebab umum gejala asma. Jika terhindar dari tertular virus, gejala asma akan berkurang. (C)

Penulis: Nurdian Pratiwi

Editor: Haerani Hambali