Bakal Calon Rektor UHO Kendari, Baru Sadarun Bertekad Jadikan UHO Katalis Kemajuan Sultra

Laode Muh. Faisal

Reporter

Selasa, 30 Juni 2026  /  2:32 pm

Bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Periode 2026-2030, Dr. Baru Sadarun, S.Pi., M.Si. Foto: Faisal/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Periode 2026-2030, Dr. Baru Sadarun, S.Pi., M.Si mengusung visi "Menjadikan UHO sebagai Universitas Inovatif Berkelas Dunia yang Berakar pada Kearifan Lokal, Berdaya Saing Global, dan Menjadi Katalis Kemajuan Sulawesi Tenggara".

Pionir transplatasi karang Indonesia yang telah mendapat pengakuan dunia ini menjelaskan, visi tersebut mengandung lima kata kunci. Pertama, inovatif, yaitu UHO yang mampu melahirkan pembelajaran, riset, layanan, kebijakan, dan produk yang menjawab kebutuhan masa depan.

Kedua, berkelas dunia, yaitu UHO yang tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi diakui oleh komunitas akademik internasional melalui mutu, kerja sama, publikasi, akreditasi, dan kontribusi global.

Ketiga, sambung Baru Sadarun, berakar pada kearifan lokal, yaitu UHO yang menjadikan kekayaan sosial, budaya, pesisir, kelautan, dan perdesaan Sulawesi Tenggara sebagai sumber ilmu pengetahuan dan inovasi.

Keempat, berdaya saing global, yaitu UHO yang menghasilkan lulusan, dosen, riset, dan tata kelola yang kompetitif.

"Dan kelima, menjadi katalis kemajuan Sulawesi Tenggara, yaitu UHO yang menjadi pusat solusi bagi pembangunan daerah," terang Baru Sadarun pada Rapat Senat Khusus Pemaparan Visi Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor di Auditorium Mokodompit UHO, selasa (30/6/2026).

Baca Juga: Dirjen Dikti Harap Balon Rektor UHO Tak Sekedar Tawarkan Daftar Program Kerja

Pakar terumbu karang yang tekah meraih penghargaan Man and Biosphere dari UNESCO-PBB ini menetapkan 6 misi untuk mewujudkan visinya, yaitu sebagai berikut:

1. Mewujudkan transformasi digital dan kampus cerdas melalui ekosistem digital terintegrasi, layanan tanpa batas, transparansi data, tata kelola tanpa kertas, kurikulum berbasis AI, dan penguatan kompetensi digital sivitas akademika.

2. Mengembangkan riset dan inovasi kelas dunia dengan menjadikan kekayaan kelautan, pesisir, perdesaan, pertanian, dan sumber daya alam Sulawesi Tenggara sebagai laboratorium riset internasional yang menghasilkan publikasi, paten, kebijakan, teknologi tepat guna, dan produk hilirisasi.

3. Meningkatkan kualitas SDM dan keunggulan akademik untuk melahirkan lulusan yang siap memimpin, berwirausaha, menguasai kompetensi abad ke-21, terserap di dunia kerja, serta didukung oleh dosen dan tenaga kependidikan yang unggul, produktif, dan bereputasi.

4. Memperkuat internasionalisasi dan kolaborasi global melalui akreditasi internasional, double degree, mobilitas mahasiswa dan dosen, konferensi internasional, jaringan diaspora akademik, serta kerja sama dengan lembaga riset dan organisasi internasional.

5. Mendorong pengembangan ekonomi lokal Sulawesi Tenggara melalui riset terapan, hilirisasi potensi unggulan, think tank kebijakan daerah, kemitraan industri, KKN tematik berdampak, green campus, ekonomi biru, dan ekonomi hijau.

6. Membangun tata kelola bersih dan reformasi birokrasi melalui sistem pengawasan berbasis teknologi, zero tolerance terhadap korupsi, layanan cepat dan manusiawi, transparansi kinerja, unit ombudsman internal, serta budaya kerja profesional berbasis kinerja.

Baca Juga: Balon Rektor UHO Kendari, Prof Edy Karno Usung Visi Menuju Universitas Kelas Dunia

Baru Sadarun menerangkan, 6 misi utama tersebut mencakup transformasi digital, penguatan riset dan inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, internasionalisasi, pengembangan ekonomi lokal, serta tata kelola yang bersih dan akuntabel.

Dejelaskan, setiap misi memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan penguatan Akreditasi Unggul, pencapaian World Class University, pelaksanaan Kampus Berdampak, serta pengembangan keunggulan lokal berbasis kelautan, pesisir, perdesaan, pertanian, dan sumber daya alam daerah.

Melalui misi tersebut, Baru Sadarun menambahkan, UHO diarahkan menjadi universitas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberi dampak nyata bagi pembangunan Sulawesi Tenggara.

"Dengan semangat "UHO KEREN: Bergerak, Bertumbuh, Berdampak", transformasi UHO menuju world class university dapat diwujudkan secara bertahap, konsisten, dan kolaboratif," tutup bakal calon Rektor UHO nomor urut 1 ini. (C)

Penulis: Laode Muh. Faisal

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS