BNNP Sultra Ringkus 17 Orang dari 14 Kasus Narkotika dan Amankan Ganja hingga Opium

Gusti Kahar

Reporter

Selasa, 30 Desember 2025  /  7:25 pm

BNNP Sultra saat ekspose pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2025, Selasa (30/12/2025). Foto: Gusti Kahar/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap 14 kasus penyalahgunaan narkotika dengan total tersangka sebanyak 17 orang sepanjang tahun 2025.

Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sultra, Kombes Pol Alam Kusuma S. Irawan, mengatakan bahwa masing-masing tersangka berjenis kelamin laki-laki.

Dari tangan para tersangka, kata Alam, pihaknya mengamankan sejumlah barang narkotika jenis sabu dan narkotika jenis ganja dengan berat bruto mencapai ribuan gram.

Baca Juga: Komplotan Pemalsuan Ratusan STNK Ditangkap Buser 77 Polresta Kendari

“Narkotika jenis sabu sebanyak 4.015,66 gram dan narkotika jenis ganja sebanyak 3.041,41 gram,” ujar Alam Kusuma di Kantor BNNP Sultra, Selasa (30/12/2025).

BNNP Sultra juga telah mengamankan ribuan gram barang bukti dari hasil operasi yang dilakukan sepanjang tahun 2025.

Adapun masing-masing barang bukti yaitu sabu sebanyak 142,32 gram, ganja 4.535 gram, dan opium cair 63 gram.

“Sehingga total barang bukti yang diamankan oleh BNNP Sultra yaitu sabu sebanyak 4.157, 98 gram, ganja sebanyak 7.576,41 gram dan opium sebanyak 63 gram,” pungkas Alam.

Atas temuan dan pengungkapan kasus tersebut, BNNP Sultra mengimbau masyarakat untuk semakin waspada terhadap peredaran gelap narkotika, khususnya yang menyasar generasi muda.

Baca Juga: Seorang Guru SMP di Kendari Diduga Cabuli 4 Siswi, Kuasa Hukum Andre: Tuntaskan Perkara dengan Adil

Alam menekankan bahwa peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan.

“Kami berharap masyarakat turut mengambil bagian dalam menjaga lingkungan bebas narkoba. Laporkan kepada aparat bila terdapat indikasi penyalahgunaan. Hindari pergaulan yang berisiko, awasi anak-anak dan remaja kita, serta bangun kesadaran bersama bahwa narkotika bukan hanya merusak masa depan pribadi, tetapi juga generasi bangsa,” tegasnya.

BNNP Sultra juga mengajak seluruh institusi pendidikan, keluarga, serta komunitas lokal untuk memperkuat edukasi bahaya narkotika dan membangun lingkungan sosial yang sehat dan suportif, sehingga upaya perang melawan narkoba dapat berjalan secara komprehensif dan berkelanjutan. (C)

Penulis: Gusti Kahar

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS