Buktikan Mutu Akademik, Prodi S1 Farmasi UMW Satu-Satunya PTS di Sultra Raih Pendanaan PKMRE 2026
Reporter
Rabu, 29 Juli 2026 / 4:24 pm
Ketua Prodi S1 Farmasi Universitas Mandala Waluya Kendari, Dr. Apt. Mus Ifaya, memastikan seluruh proses penelitian mahasiswa akan mendapatkan pengawalan dan pendampingan penuh dari kampus. Foto: Ana Pratiwi/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Program Studi S1 Farmasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu program studi unggulan dan berdaya saing tinggi di wilayah timur Indonesia.
Terbaru, dua tim mahasiswa Prodi S1 Farmasi UMW berhasil menembus dan meloloskan proposal penelitian mereka pada Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta (PKMRE) Tahun 2026 yang didanai oleh Ditjen Diktiristek Kemendikbudristek.
Capaian gemilang ini sekaligus mencatatkan sejarah penting Prodi S1 Farmasi UMW menjadi satu-satunya keterwakilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sulawesi Tenggara yang berhasil lolos pada skema pendanaan riset eksakta nasional tahun ini.
Keberhasilan dua tim yang dibimbing oleh dosen Prodi S1 Farmasi UMW, Selpirahmawati Saranani, ini memberi bukti nyata bahwa ekosistem riset dan fasilitas laboratorium di Prodi S1 Farmasi UMW mampu memfasilitasi penelitian berteknologi tinggi.
Baca Juga: Pengantre Solar di SPBU Teratai Dikenakan Retribusi Parkir, Kebijakan Dishub Kendari Dipertanyakan
Dua inovasi riset unggulan yang dilahirkan mahasiswa Farmasi UMW, pertama yaitu Riset Nanoteknologi Farmasi yang diketuai oleh Marwa Rizqiah (bersama Inang, Rachmirza Nisyabilla, Hikma Cahyani, dan Rasmi Cahyani R.). Riset ini mengintegrasikan nanovesikel alami dari tanaman dandelion (Taraxacum officinale) sebagai pembawa (biocarrier) berberin untuk terapi target sel kanker kolon.

Kedua, riset Cetak 3D Sediaan Obat yang diketuai oleh Asniar (bersama Anaway, Andi Firayani Sarmawan, Wa Ode Marchella Al Amin, dan Muh. Farhad Asri), yang memadukan teknologi 3D Printing obat berbasis biopolimer untuk sistem pelepasan obat kanker kolon secara presisi.
Ketua Program Studi S1 Farmasi UMW, Dr. Apt. Mus Ifaya, mengungkapkan rasa bangga sekaligus apresiasinya atas capaian ini. Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari komitmen prodi dalam menjaga standar kualitas pembelajaran dan pendampingan minat riset mahasiswa secara berkelanjutan.
Baca Juga: Pelantikan Pengurus Wilayah ADPIKI Sultra Periode 2026-2031, La Ode M Nasir Jabat Ketua
"Alhamdulillah, kami sangat bangga. Keberhasilan menjadi satu-satunya PTS di Sulawesi Tenggara yang meloloskan tim di PKMRE 2026 menegaskan bahwa Prodi S1 Farmasi UMW memiliki standar kualitas akademik dan pembinaan mahasiswa yang sangat kuat serta Mampu bersiang di level nasional," tegas Kaprodi S1 Farmasi UMW pada telisik.id, Rabu (27/7/2026).
Ia menambahkan, riset yang memadukan bahan alam lokal dengan teknologi mutakhir (3D Printing & Nanotechnology) ini mencerminkan keunggulan kurikulum prodi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu farmasi global.
Pihak prodi memastikan seluruh proses penelitian mahasiswa akan mendapatkan pengawalan penuh, pendampingan fasilitas laboratorium unggulan, hingga persiapan menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNas).
Capaian ini kian memperkuat komitmen Prodi S1 Farmasi UMW Kendari untuk terus mencetak lulusan sarjana farmasi yang inovatif, kompeten, dan siap berkontribusi bagi dunia kesehatan nasional. (C-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS