Deretan Tradisi Unik Menyambut Bulan Ramadan di Indonesia
Content Creator
Senin, 16 Februari 2026 / 8:45 am
Dugderan menjadi salah satu tradisi unik di Indonesia menyambut Ramadan. Foto: Repro voi.id
JAKARTA, TELISIK.ID - Menjelang awal Ramadan 1447 H yang diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari mendatang, masyarakat Indonesia di berbagai daerah kembali menghidupkan tradisi-tradisi turun-temurun sebagai bentuk persiapan spiritual dan sosial.
Dari ziarah kubur hingga pesta makan bersama, kegiatan ini tidak hanya membersihkan jiwa raga, tapi juga memperkuat ikatan komunitas di tengah keragaman budaya Nusantara.
Berikut deretan tradisi unik di Indonesia menyambut datangnya bulan suci Ramadan dilansir dari berbagai sumber:
1. Munggahan
Tradisi ini melibatkan makan bersama keluarga, saling memaafkan, dan doa untuk meningkatkan iman menjelang puasa. Banyak warga Sunda menggelarnya 1-2 hari sebelum Ramadan, dengan hidangan seperti nasi liwet.
2. Padusan
Mandi di sumber air alami untuk penyucian diri lahir batin. Ribuan orang berbondong-bondong ke sendang atau sungai, sambil berdoa agar ibadah diterima.
3. Meugang
Memotong hewan ternak seperti sapi atau kambing, lalu memasak dan membagikannya kepada keluarga serta yatim piatu sebagai wujud syukur.
Baca Juga: Tempat Dugem dan Panti Pijat hingga Penjualan Miras di Kendari Distop Operasi Selama Ramadan 2026
4. Balimau atau Mandi Balimau
Mandi dengan air campur jeruk nipis untuk membersihkan diri. Dilanjutkan dengan makan lemang dan rendang dalam suasana gotong royong.
5. Malamang
Membuat lemang (nasi ketan dalam bambu) secara bersama-sama, aroma bakarannya menjadi penanda Ramadan sudah dekat.
6. Pacu Jalur
Lomba mendayung perahu tradisional di Sungai Kampar, dihias indah sebagai hiburan dan doa keselamatan menyambut bulan suci.
7. Dugderan
Pasar malam dengan karnaval, seni tradisional, dan suara bedug serta meriam menandai kedatangan Ramadan.
8. Nyorog
Membagikan bingkisan makanan seperti dodol dan buah kepada orang tua atau tetangga sebagai bentuk penghormatan.
9. Assuro Maca
Membaca doa dan membagikan makanan khas seperti buras atau coto untuk mendoakan keselamatan selama puasa.
Baca Juga: Penentuan Awal Ramadan Berbeda, Begini Penjelasan Ulama
10. Dandangan
Tradisi warga Kudus yang melibatkan pembersihan masjid dan acara bersama, jangan sampai terlewatkan menurut postingan terkini.
11. Unggahan atau Perlong Unggahan
Ritual tahunan di Desa Pekuncen dengan Laku Lampah (perjalanan spiritual), penyembelihan hewan, dan makan bersama. Ribuan pengikut adat Bonokeling dari Cilacap hingga Kebumen ikut serta tahun ini.
Tradisi-tradisi ini mencerminkan kekayaan budaya Indonesia dalam menyambut Ramadan, penuh syukur dan kebersamaan. Semoga bulan suci ini membawa berkah bagi seluruh umat. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS