Profil Umikun Latifah, Perempuan Tangguh dan Disiplin Nahkoda Baru BPKAD Sulawesi Tenggara
Gede Suyana Sriski, telisik indonesia
Senin, 16 Februari 2026
0 dilihat
Sosok Umikun Latifah, perempuan tangguh, pekerja keras dan disiplin, 3 hal yang konsisten ia lakukan hingga jadi seorang pemimpin. Foto: Gede Suyana Sriski/Telisik
" Usaha tidak akan mengkhianati hasil, itulah menggambarkan sosok Umikun Latifah, SKM, M. Si "

KENDARI, TELISIK.ID - Usaha tidak akan mengkhianati hasil, itulah menggambarkan sosok Umikun Latifah, SKM, M. Si. Perempuan tangguh yang kini memimpin Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daeah (BPKAD) Sulawesi Tenggara (Sultra), setelah dilantik pada 19 Januari 2026 oleh Gubenur, Andi Sumangerukka.
Sosok Umikun Latifah lahir di Purworejo, 5 November 1976. Sejak umur 2 tahun, ia dibawa oleh kedua orang tuanya yang pada saat itu bekerja di Kota Kendari, sehingga masa kecilnya di habiskan di Kendari. Ia menempuh Pendidikan dasar di SDN 3 Mandonga, lalu melanjutkan Pendidikan menengah di SMPN 1 Kendari dan terakhir SMAN 1 Kendari.
Setelah selesai pendidikan di lingkup sekolah, ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Poltekes Yogyakarta mengambil jurusan D3 Kesehatan Lingkungan selama 3 Tahun. Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan S1 di Universitas Hasanuddin mengambil jurusan Kesehatan Masyarakat pada tahun 2003.
Tidak berhenti di situ, ia melanjutkan studi S2 Manajemen SDM di Universitas Halu Oleo dan meraih gelar pada tahun 2013.
Perjalanan karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dimulai pada tahun 1999 di Dinas Kesehatan bagian Kepegawaian. Tahun 2003 tepatnya setelah meraih gelar S1, ia dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara hingga tahun 2014.
Baca Juga: Profil Jeri Yanto, Punya Semangat Besar dalam Perjalanan Karir Tes CPNS hingga 9 Kali, Kini Jabat Lurah di Kota Kendari
Namun karirnya tidak berhenti sampai disitu, akhir tahun 2014 ia terangkat menjadi pegawai di Biro Pengadaan Barang dan Jasa yang pada saat itu baru pertama kali dibentuk. Sejak itu, Umikun Latifah menapaki berbagai posisi penting. Mulai dari Kelompok Kerja (Pokja), Kasubag Perencanaan dan Umum tahun 2016, Kepala Bagian Kesekretariatan tahun 2018, hingga Kepala Bidang Pembinaan SDM dan Kelembagaan PBJ tahun 2020.
Dua tahun berikutnya, ia disetarakan menjadi Fungsional Ahli Madya Pengadaan Barang dan Jasa. Pada 17 Maret 2025, ia dipercaya menjadi Plt Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sulawesi Tenggara. Hingga tahun 2026, ia terpilih menjadi Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Tenggara.
Selain perjalanan karirnya yang sudah melalang buana, ia juga tercatat meraih penghargaan Katalog lokas Pemeliharaan Jalan tahun 2021, Pencapaian Level Proaktif Tingkat Kematangan UKPBJ tahun 2022, penghargaan Konsolidasi Aspal Buton dalam Katalog Elektronik tahun 2023, Mentor Kematangan UKPBJ Terbaik Pertama secara Nasional tahun 2024, serta Konsolidasi Pengadaan ATK dan PDH tahun 2025.
Sebagai pemimpin, ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta konsisten untuk terus disiplin dalam bekerja.
“Saya itu orangnya selalu profesional dalam melakukan segala hal, baik itu kerjaan ataupun waktu. Selama saya jadi Kepala Biro hingga sekarang, saya selalu menerapkan kedisplinan kepada teman-teman semua karena dengan disiplin kita mempunyai semangat untuk bekerja,” ujar Umikun Latifah, Jumat (13/2/2026).
"Bahkan jauh sebelum saya bekerja disini waktu masih jadi pegawai biasa, selalu ditugaskan banyak kerjaan, namun semua itu saya jadikan sebagai wadah untuk mendapatkan ilmu dan yang paling penting kedisplinan yang terus saya terapkan selama hidup saya," tambahnya.
Baca Juga: Profil Dr Ir Hariyati, ST MT: Mengabdi dengan Prinsip Bermanfaat untuk Banyak Orang
Di balik kiprahnya, dukungan penuh kedua orang tua dan juga keluarga menjadi penguat dalam setiap langkahnya. Baginya, bekerja bukan hanya soal menjalankan tugas, tetapi juga bentuk pengabdian yang harus dijalankan dengan disiplin, kejujuran dan Ikhlas.
Ia juga menitipkan pesan kepada generasi muda, agar tidak berhenti belajar selama kesempatan masih ada dan terus mengikuti kegiatan-kegiatan yang positif untuk menggali dan mengembangkan potensi ataupun skill di dalam diri.
“Ada 3 hal yang harus dilakukan anak muda dalam proses perjalanan karirnya, pertama belajar, kedua kerja keras, ketiga disiplin. Itu 3 hal yang menurut saya harus dilakukan anak muda diluar sana dalam perjalanan karirnya,” ungkapnya. (C)
Penulis: Gede Suyana Sriski
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS