Ditemukan Petani, Ini Kronologis Pria Lansia Membusuk di Hutan Marga Cinta Moramo

Ahmad Jaelani

Reporter

Senin, 26 Februari 2024  /  7:32 pm

Kondisi korban yang sudah membengkak (kiri), tim basarnas tengah melakukan evakuasi jenazah(kanan). Foto: Kolase

KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Seorang pria lanjut usia, Supriadi (87) yang sebelumnya dilaporkan hilang di Hutan Marga Cinta Moramo, Konawe Selatan, ditemukan dalam keadaan mengenaskan (membusuk), Senin (26/2/2024), di dalam kebun salah satu warga.

Berdasarkan keterangan Kepala KKP Kendari, Muhamad Arafah, yang disampaikan oleh humas, Yudi, Supriadi, korban dilaporkan hilang di hutan antara Desa Bakutaru dan Desa Marga Cinta Kecamatan Moramo.

Keluarga korban memberikan informasi pada pukul 09.10 Wita tentang penemuan Supriadi dalam kondisi membusuk oleh seorang petani di daerah kebun jambu Punggulipapo.

Tim Rescue KPP Kendari segera diberangkatkan pada pukul 09.30 Wita untuk memberikan bantuan evakuasi terhadap Supriadi.

Baca Juga: Pria Lansia Ditemukan Membusuk di Hutan Marga Cinta Moramo

Pada pukul 10.50 Wita, Tim Rescue KPP tiba di lokasi evakuasi dan menunggu kedatangan Tim Inafis untuk mengidentifikasi korban yang ditemukan.

Selanjutnya, pada pukul 12.06 Wita, Tim Inafis tiba di lokasi untuk melakukan proses identifikasi terhadap korban yang ditemukan di kebun jambu.

Tim Rescue KPP Kendari melaksanakan evakuasi Supriadi pada pukul 12.15 Wita dan membawanya ke RS Bhayangkara Kendari untuk dilakukan autopsi.

Berbagai pihak terlibat dalam proses evakuasi, termasuk KPP Kendari, Inafis Polda Sultra, Koramil Moramo, Polsek Moramo, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.

Baca Juga: Pria Lansia Tewas Usai Tenggelam di Saluran Irigasi Konawe

Sebelumnya, berdasarkan keterangan Kepala Desa Sumber Sari, Nanang Priyanto, jenazah pria lansia tersebut ditemukan di kebun jambu sekitar Lambo, jalan menuju kampung Bugis.

Ia menyatakan, pria tersebut diperkirakan telah meninggal selama 10 hari sebelum ditemukan. Jenazah akan dievakuasi oleh tim Basarnas Kendari setelah menunggu proses selanjutnya.

Proses pencarian sebelumnya sempat dihentikan pada tanggal 22 Februari 2024 karena hasil operasi SAR nihil setelah proses pencarian selama tujuh hari.

Ops SAR terhadap Supriadi dinyatakan ditutup dan semua pihak yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing, meskipun operasi SAR dapat dibuka kembali jika ada tanda-tanda keberadaan korban. (B)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Fitrah Nugraha

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS