Fakta Atau Hoax Game Omicron Buatan Bill Gates? Berikut Penjelasannya

Nurdian Pratiwi

Reporter

Selasa, 21 Desember 2021  /  9:47 am

Beredar hoaks game Omicron buatan Bill Gates. Foto: Repro cbr.com

JAKARTA, TELISIK.ID - Telah beredar narasi terkait Bill Gates yang merupakan pendiri microsoft. Bill Gates dikatakan pernah merilis game Omicron pada tahun 1999.

Hal tersebut menjadi ramai karena game tersebut disebut-sebut mirip dengan virus corona varian baru yakni Omicron.

Mengutip detik.com, Bill Gates dituding membuat video game 'Omicron' pada 1999. Apakah kebenaran dari informasi tersebut? Informasi tersebut belakangan tersebar di kalangan para penikmat teori konspirasi, terutama mereka yang sangat sinis pada Founder of Microsoft tersebut.

"'Who will you be when you die?'... tagline dari video game Bill Gates dari 1999 berjudul 'Omikron'. Ini tentang kehilangan jiwamu... menarik, bukan? KENYATAAN #Fiksi Bill Gates #Omicron #VarianOmikron," tulis salah satu netizen dengan username @ElvyWise yang kemudian dibantah oleh penelusuran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.

"Berdasarkan hasil penelusuran, game tersebut tidak dibuat oleh Bill Gates. Game "Omikron: The Nomad Soul" merupakan hasil kerjasama perusahaan game asal Prancis, Quantic Dream, dan perusahaan game asal Inggris, Eidos Interactive.

Pada saat dirilis pertama kali, game tersebut berjudul "The Nomad Soul", dan baru ketika dirilis di wilayah Amerika Utara, judul game kemudian diganti menjadi "Omikron: The Nomad Soul"," tulis Kominfo.

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna @ElvyWise tersebut dikategorikan oleh Kominfo sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

Bukan pertama kalinya Bill Gates dikaitkan dengan isu-isu virus corona. Semenjak ramalannya soal ancaman virus di masa depan, makin banyak orang yang menaruh curiga pada sosok Bill Gates.

Bill Gates bahkan sempat buka suara karena sangat geram dengan gosip tersebut. Ia menyayangkan banyak warga Amerika Serikat yang tidak divaksin karena info hoaks yang membawa-bawa namanya.

Dilansir dari liputan6.com, Bill Gates sendiri memang sering dikaitkan dengan berbagai teori konspirasi seputar pandemi COVID-19.

Bulan Januari 2021 lalu, pendiri Microsoft itu bahkan mengaku terkejut dengan banyaknya teori konspirasi tentangnya berseliweran di media sosial.

Tak sendiri, teori ini ikut melibatkan Dr. Anthony Fauci menjadi sasaran konspirasi terkait pandemi virus corona COVID-19. Hal yang disebut Bill Gates "gila" dan "jahat".

Baca Juga: Sejak Dini Anak-Anak di Negara Ini Diajarkan Sex dan Dipaksa Telan Sperma

Ini termasuk klaim yang salah mengaitkan pasangan itu dengan asal-usul virus Corona. Serta isu jika Bill Gates berencana menggunakan vaksin COVID-19 untuk menanamkan microchip untuk memantau masyarakat dunia.

“Tak seorang pun akan meramalkan bahwa saya dan Fauci akan menjadi begitu banyak terkena teori yang benar-benar jahat ini,” kata Gates, seperti dikutip dari CNBC.

Gates membicarakan soal jutaan unggahan online serta teori konspirasi tentangnya dan Fauci. Kondisi ini dikatakan, kemungkinan terjadi karena kombinasi pandemi virus yang mematikan dan kebangkitan media sosial.

Selain teori konspirasi bahwa Fauci dan Gates menciptakan pandemi untuk mencoba dan mengontrol orang-orang, keduanya disebut ingin mendapatkan keuntungan dari penyebaran virus, dan menginginkan vaksin agar bisa memasukkan microchip yang dapat dilacak ke dalam tubuh manusia.

Baca Juga: Ketiduran di Ruang Kargo, Pemuat Bagasi Bandara Malah Terbawa Terbang hingga Abu Dhabi

"Tapi apakah orang benar-benar mempercayai hal itu? Kita benar-benar harus mengedukasi tentang ini selama tahun depan dan memahami bagaimana ini mengubah perilaku orang-orang dan bagaimana seharusnya kita meminimalkannya?," tutur Gates.(C)

Reporter: Nurdian Pratiwi

Editor: Haerani Hambali