Fasilitas SMPN 9 Kendari Perlu Pembenahan, Sejumlah Kelas Butuh Renovasi

Gede Suyana Sriski

Reporter

Selasa, 20 Januari 2026  /  8:26 am

Kepala SMPN 9 Kendari, Sabil optimis memperbaiki fasilitas sekolah yang sudah mulai rusak. Foto: Gede Suyana Sriski/Telisik.

KENDARI, TELISIK.ID - SMPN 9 Kendari terus melakukan peningkatan fasilitas pendidikan, masih memerlukan banyak perbaikan dan penambahan fasilitas pendidikan guna mendukung proses belajar lebih maksimal lagi.

Kepala SMPN 9 Kendari, Sabil yang baru menjabat sejak Desember 2025 lalu mengatakan, untuk fasilitas di sekolah tersebut 90% sudah bagus, akan tetapi masih ada beberapa sarana dan prasarana sekolah yang masih perlu diperhatikan.

"Untuk fasilitas di sekolah ini sebenarnya sudah lumayan bagus, hanya saja masih ada beberapa yang perlu diperbaiki, seperti tegangan listrik yang masih kurang dengan pemakaian sekolah yang cukup banyak (lampu, AC, TV, Wifi). Kami masih mencoba untuk mengadu ke PLN agar masalah listrik cepat ditangani," ujar Sabil, Senin (19/1/2025).

Selain masalah listrik, beberapa bangunan yang ada di SMPN 9 Kendari juga perlu direnovasi karena sudah rapuh dan juga lantainya yang mulai rusak.

Baca Juga: Kepala BP3MI Sebut TKW Asal Sultra yang Alami Kekerasan Fisik di Oman Diduga Korban Perdagangan Orang

"Ada bangunan kelas juga yang gampang terendam banjir kalau mulai memasuki musim hujan, tapi kelas tersebut sudah kami tambah ketinggiannya," paparnya.

"Masih ada juga beberapa kelas yang kondisi plafonnya sudah mulai keropos, tehelnya juga sudah mulai rusak, lalu ruang media yang kami punya juga atapnya mulai ada kebocoran. WC kami juga perlu ditambah, mengingat perbandingan siswa kami 30 siswa perempuan dan 50 laki-laki," tambahnya.

Baca Juga: Gubernur Sultra Lantik 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 32 Fungsional

Ia juga mengungkapkan, buku-buku paket yang ada di perpustakaan sekolah tersebut masih terbilang kurang jumlahnya untuk setiap 1 anak 1 buku paket. Sabil mengatakan, telah berencana untuk menargetkan SMPN 9 Kendari mempunyai 700 ribu buku yang nantinya akan dibagi-bagikan ke seluruh siswanya.

"Karena menurut saya buku itu masih menjadi salah satu media pembelajaran, walaupun anak-anak sekarang belajarnya sudah banyak menggunakan gadget, tapi kita tidak boleh juga meninggalkan untuk buku," ungkapnya.

Walaupun ia baru menjabat sebulan, akan tetapi tekadnya untuk memperbaiki fasilitas pendidikan di SMPN 9 Kendari sangat besar. Menurutnya, proses belajar mengajar dapat berjalan dengan efektif jika sarana dan prasarana yang ada di sekolah juga baik, karena memperbaiki fasilitas yang rusak sama halnya dengan menyelamatkan keselamatan pendidikan dan keselamatan jiwa. (C)

Penulis: Gede Suyana Sriski

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS