Fest XVIII jadi Ajang Mahasiswa Pelajari Formula Baru Kuasai Teknologi dan AI
Reporter
Sabtu, 29 November 2025 / 5:04 pm
Para pemateri dalam Seminar IT Fest XVIII di Hotel Qubah 9 Kendari. Foto: Nurfadila/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID – Seminar IT Fest XVIII yang mengusung tema “Unleashing the Infinite Potential: Skills, Mindset, and AI for the Future” resmi dibuka pada Sabtu (29/11/2025) di Hotel Qubah 9 Kendari.
Kegiatan yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Halu Oleo ini menghadirkan dua pembicara nasional dari industri teknologi.
Salah satu pemateri, Zulqifli Herdianto Tahir, CEO Techno’s Studio, menilai kegiatan ini sangat relevan bagi mahasiswa di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan. Ia mengatakan, banyak generasi muda masih memiliki kekhawatiran soal kemampuan beradaptasi terhadap teknologi baru.
“Menarik sebenarnya, karena AI ini seringkali membuat kita takut tidak bisa adaptasi, apalagi Gen Z,” ujarnya.
Baca Juga: Pandangan Para Ulama tentang Nikah Siri
Namun ia menegaskan bahwa AI bukan ancaman, justru menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi.
“Kita harus bersahabat dengan AI. Pelajari teknisnya, tools-nya. AI itu bukan menggantikan kita, tapi orang yang memakai AI yang menggantikan kita,” jelasnya.
Dalam penyampaian materinya, Zulqifli mendorong mahasiswa untuk terus bereksperimen dengan teknologi. Ia menyebut bahwa berbagai platform AI saat ini bisa diakses secara mudah dan dapat menjadi alat bantu brainstorming yang efektif.
“Saya selalu bilang, silakan dicoba terus, direset terus. AI itu banyak sekali jenisnya. Ada ChatGPT, Gemini, dan lain-lain. Jadikan kebiasaan. Kalau ada masalah, biasakan brainstorming,” ungkapnya.
Baca Juga: Wali Kota Kendari Target Stunting Nol Persen, Libatkan OPD dan Lurah Laporkan Tiap Senin
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa pemanfaatan AI tetap membutuhkan teknik agar hasilnya maksimal.
“Jangan cuma bertanya tanpa konteks. Kita harus punya formula. AI akan belajar dan menyesuaikan dengan kebutuhan kita,” tambahnya.
Zulqifli berharap Seminar IT Fest XVIII dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami cara kerja AI sekaligus mengaplikasikannya secara tepat dalam bidang akademik maupun dunia industri.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid itu diikuti puluhan mahasiswa, baik yang hadir langsung di Hotel Qubah Kendari maupun melalui Zoom Meeting. Panitia berharap seminar ini dapat membuka wawasan peserta dan meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan teknologi masa depan.
Penulis: Nurfadila
Editor: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS