Wali Kota Kendari Target Stunting Nol Persen, Libatkan OPD dan Lurah Laporkan Tiap Senin

Gusti Kahar, telisik indonesia
Jumat, 28 November 2025
0 dilihat
Wali Kota Kendari Target Stunting Nol Persen, Libatkan OPD dan Lurah Laporkan Tiap Senin
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat membuka rapat TPPPS Kendari di Ballroom Hotel Zahra Syariah, Rabu, (26/11/2025) lalu. Foto: Gusti Kahar/Telisik

" Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memperkuat langkah percepatan penurunan stunting hingga nol persen pada tahun mendatang "

KENDARI, TELISIK.ID – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memperkuat langkah percepatan penurunan stunting hingga nol persen pada tahun mendatang.

Siska kemudian menyampaikan perkembangan prevalensi stunting berdasarkan dua sumber data resmi yang diperolehnya, yakni Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dan e-PPGBM (Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat).

Mengutip data SKI, tercatat penurunan angka stunting Kota Kendari dari 25,7 persen pada 2023 menjadi 24,4 persen pada 2024. Sementara itu, data e-PPGBM per September 2025 menunjukkan angka prevalensi berada di 1,82 persen.

Siska menegaskan bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi terkait dengan faktor lingkungan dan perilaku masyarakat.

Baca Juga: Perdana Summit SMK 2025 Sultra Jadi Ajang Unjuk Inovasi dan Perebutan Peluang Kerja

“Saya optimis, iya kita harus optimis (dan) jangan pesimis, tahun depan Kendari zero (nol) persen stunting,” tegas Siska, saat menghadiir dan membuka rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tahap IV Tahun 2025 di Hotel Zahra Syariah Kendari, Rabu (26/11/2025) lalu.

Ia juga meminta OPD terkait mulai dari Dinas Perumahan, Dinas Sosial hingga Dinas Pekerjaan Umum untuk terlibat aktif dalam percepatan penanganan stunting.

“Dalam penanganan dan penurunan angka stunting di Kota Kendari harus ada keterikatannya, terutama lintas OPD, dan juga harapan kita masyarakat terus mensupport dan mendukung program-program penurunan angka stunting ini,” pinta Siska.

Seluruh lurah juga diinstruksikan untuk memberikan laporan rutin setiap hari Senin terkait kondisi masyarakat, termasuk warga yang sakit maupun yang mengalami kekurangan pangan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan penanganan cepat dan tepat sasaran.

Siska juga memaparkan perkembangan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat Kota Kendari. Program ini telah mencapai 62 persen, tertinggi di Sulawesi Tenggara.

Pemerintah menargetkan partisipasi masyarakat meningkat hingga 80–90 persen guna memperkuat deteksi dini dan mencegah kasus stunting baru.

Baca Juga: Promo Informa Kendari Tawarkan Diskon 60 Persen dan Cashback 15 Persen

Rapat TPPS Tahap IV ini juga menyinggung perkembangan nasional. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dari Kementerian Kesehatan melalui BKPK menunjukkan prevalensi stunting nasional turun dari 21,5 persen pada 2023 menjadi 19,8 persen pada 2024.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, sebelumnya menargetkan angka stunting nasional turun menjadi 14,2 persen pada 2029 sesuai RPJMN.

Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target daerah sekaligus mendukung capaian nasional.

Rapat TPPS Tahap IV dihadiri perwakilan OPD, camat, lurah, tenaga kesehatan serta mitra kerja pemerintah daerah. (D)

Penulis: Gusti Kahar

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga