Gerobak PKL di Tepi Jalur By Pass Lasusua Rusak Diterjang Gelombang Tinggi

Muh. Risal H

Reporter Kolaka Utara

Rabu, 23 Februari 2022  /  9:33 am

Gerobak PKL di jalur by pass Lasusua roboh akibat diterjang gelombang tinggi. Foto: Muh. Risal H/Telisik

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Gelombang tinggi yang terjadi di Perairan Teluk Bone menghantam pesisir pantai Kota Lasusu, tepatnya jalur by pass Lasusua-Tobaku.

Akibatnya, beberapa gerobak pedagang kaki lima (PKL) di sekitar area Lacaria Tradisional Food (LTF) Lasusua mengalami kerusakan.

Pantauan Telisik.id Selasa (22/2/2022), para PKL yang gerobaknya rusak diterjang gelombang hanya bisa pasrah dan berusaha mengevakuasi peralatan yang bisa diselamatkan.

"Saya sudah mengantisipasi dengan menutup dan tidak berjualan, hanya saja gelombang tinggi membuat dinding tanggul jebol sehingga menghantam gerobak saya," kata salah seorang PKL, Nirwan.

Selain Nirwan, gerobak milik PKL lainnya, Aksen, juga rusak dihantam gelombang tinggi.

"Gerobak saya juga rusak pak, bahkan piring dan peralatan lainnya ikut terbawa arus," ucapnya.

Aksen dan PKL lainnya berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kolut memperhatikan nasib mereka yang setiap harinya mengais rezeki dengan berjualan aneka jus buah di tepi jalan by pass.

Baca Juga: Revisi Perda Desa Disahkan, Tahapan Pilkades Dimulai

"Ini bukan yang pertama kalinya menimpa kami, olehnya itu kami berharap pemerintah memperhatikan kami dengan memberikan tempat yang layak dan aman untuk kami berjualan seperti lokasi awal kami di sekitar Masjid Agung Lasusua," harapnya.

Akibat kejadian tersebut, beberapa PKL merugi hingga jutaan rupiah.

Tidak hanya PKL, beberapa rumah makan di LTF atau area tambatan perahu juga diterjang gelombang tinggi. Akibatnya, beberapa pemilik rumah makan yang selama ini menjajakan panganan tradisional, terpaksa mengungsikan peralatan keluar rumah makan.

Baca Juga: Cuaca Buruk, Harga Ikan di Busel Alami Kenaikan 100 Persen

Selain menerjang gerobak dan rumah makan, gelombang tinggi juga menghancurkan beberapa titik tanggul pemecah gelombang di sepanjang jalan by pass Lasusua-Tobaku, menyebabkan air laut meluber dan menggenangi beberapa ruas jalan by pass di sisi kiri dari arah kota Lasusua.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kolut melakukan rekayasa lalulintas dengan menutup sisi kiri ruas jalan by pass, hingga genangan air mengering dan material batu dibersihkan dari badan jalan. (B)

Reporter: Muh. Risal H

Editor: Haerani HambaliĀ