Heboh Digerebek di Rumah Janda, Kades Kasih Warga Duit Rp 2,5 Juta Bersih-bersih Desa
Reporter
Rabu, 26 Maret 2025 / 11:51 am
Detik-detik penggerebekan kades di rumah janda terekam dalam video warga. Foto: Screenshot video.
MUSI RAWAS, TELISIK.ID - Seorang Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, menjadi sorotan setelah digerebek warga di sebuah rumah. Kejadian ini terjadi di Desa Triwikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Video berdurasi 1 menit 8 detik yang beredar menunjukkan momen penggerebekan yang dilakukan warga terhadap kades tersebut. Dalam rekaman itu, terlihat beberapa orang yang diduga warga setempat tengah berada di lokasi kejadian.
Sejumlah ucapan terdengar dalam video tersebut, meskipun tidak semuanya terdengar dengan jelas. Pada akhir rekaman, terlihat dua pria yang diduga tokoh masyarakat setempat sedang menunjukkan sejumlah uang tunai.
Warga menyebut bahwa uang tersebut berasal dari Kades yang digerebek dan akan digunakan untuk kegiatan bersih desa. Uang itu disebut-sebut diberikan setelah insiden penggerebekan terjadi di rumah seorang perempuan berstatus janda.
Informasi dari warga setempat menyebutkan bahwa Kades yang menjadi sasaran penggerebekan adalah Kades Paduraksa, Kecamatan STL Ulu Terawas, Musi Rawas. Kejadian tersebut berlangsung pada Senin (24/3/2025) malam.
Baca Juga: Pasar Murah Baubau Diserbu Warga, Pemkot Subsidi Rp 350 Juta
Warga menduga bahwa Kades berada di rumah tersebut bersama seorang perempuan yang diketahui berstatus janda. Perempuan itu merupakan warga Desa R Rejosari yang kini tinggal di Desa Triwikaton.
Perempuan itu sebelumnya menikah dan menetap di desa tersebut, tetapi kini telah berpisah dengan suaminya. Setelah insiden penggerebekan, Kades yang bersangkutan dikabarkan memberikan uang kepada warga untuk kegiatan bersih desa.
Pihak kecamatan membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan bahwa insiden itu telah dibahas dalam pertemuan keluarga. Camat STL Ulu Terawas, Pahib, mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil Kades yang bersangkutan untuk klarifikasi.
Ia juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan pada malam kejadian. Namun, pihak kecamatan tetap akan menelusuri lebih lanjut dan mengirimkan surat kepada Kades terkait.
Sementara itu, situasi di desa disebut masih kondusif pasca-kejadian yang viral di media sosial. Pihak berwenang juga akan melihat prosedur lebih lanjut untuk memastikan langkah yang akan diambil ke depan.
Dalam video yang beredar, terlihat dua pria menunjukkan sejumlah uang tunai kepada warga. Mereka menyebut bahwa uang tersebut berasal dari Kades yang digerebek untuk digunakan dalam kegiatan bersih desa.
“Ini uang sejumlah Rp2,5 juta dari Kades untuk bersih desa di Dusun IV, Desa Triwikaton, Kecamatan Tugumulyo,” ujar pria dalam video tersebut.
Seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut juga menyebut bahwa Kades yang digerebek berasal dari Desa Paduraksa, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas. Ia menjelaskan bahwa penggerebekan terjadi pada Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB.
“Informasi yang kami dapat, Kades yang digerebek adalah Kades Paduraksa Kecamatan STL Ulu Terawas,” katanya, seperti dikutip dari Jawapos, Rabu (26/3/2025).
Warga tersebut menambahkan bahwa Kades itu berada di dalam rumah bersama seorang perempuan berstatus janda saat digerebek. Ia menyebut perempuan itu merupakan warga Desa R Rejosari yang kini tinggal di Desa Triwikaton.
“Perempuannya katanya warga Desa R Rejosari, tapi tinggal di Triwikaton. Dulu, dia menikah dan tinggal di Triwikaton, tapi sudah pisah,” jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa setelah kejadian penggerebekan, Kades tersebut memberikan uang kepada warga untuk kegiatan bersih desa.
“Usai digerebek warga, Kades memberikan uang kepada warga untuk bersih desa,” tambahnya.
Baca Juga: YBM PLN Kendari dan WIZ Sultra Berbagi THR ke Marbot Masjid
Camat STL Ulu Terawas, Pahib, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Kades yang digerebek merupakan Kades dari Kecamatan STL Ulu Terawas. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil yang bersangkutan untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.
“Benar, kami sudah panggil Kades tersebut. Penggerebekan itu memang sudah beredar, dan sudah ada komunikasi pihak keluarga. Katanya sudah diselesaikan malam itu juga,” ujar Camat saat dikonfirmasi awak media, dilansir Sindonews.
Ia juga menyebut bahwa pihak kecamatan akan mengirimkan surat kepada Kades tersebut untuk menindaklanjuti insiden ini.
“Kami akan menyurati Kades tersebut dan melihat bagaimana prosedur ke depannya,” katanya.
Menurutnya, meskipun insiden ini sempat menjadi perhatian warga, kondisi di desa masih dalam keadaan kondusif. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS