Trump Izinkan Iran Main Piala Dunia 2026, Tak Jamin Keselamatan Nyawa
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 13 Maret 2026
0 dilihat
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempersilakan Iran tampil di Piala Dunia 2026, namun menyinggung risiko keselamatan pemain. Foto: Repro Anadolu Ajansi
" Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak keberatan jika tim nasional Iran berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia FIFA 2026 "

NEW YORK CITY, TELISIK.ID - Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 memicu perhatian setelah Presiden Amerika Serikat menyatakan tim tersebut tetap dipersilakan bertanding meski situasi keamanan kawasan Timur Tengah sedang memanas.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak keberatan jika tim nasional Iran berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia FIFA 2026. Namun, ia mengingatkan bahwa situasi keamanan dapat menjadi pertimbangan serius bagi keselamatan para pemain.
Komentar tersebut disampaikan Trump melalui platform media sosial Truth Social. Pernyataan itu muncul beberapa hari setelah pertemuannya dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, di Gedung Putih yang turut membahas kondisi terkini di Iran serta partisipasi negara tersebut dalam turnamen sepak bola dunia.
"Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan untuk ikut serta dalam Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya bahwa pantas bagi mereka untuk berada di sana, demi nyawa dan keselamatan mereka sendiri," kata Trump, seperti dikutip dari AFP, Jumat (13/3/2026).
Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi konflik di Timur Tengah yang meningkat setelah serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari. Konflik tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan dampaknya terhadap keikutsertaan Iran dalam turnamen internasional.
Baca Juga: Hasil Nego Tarif Prabowo dengan Trump, Barang Impor AS Masuk RI Tak Perlu Dilabeli Sertifikasi Halal
Ajang Piala Dunia FIFA 2026 sendiri akan diselenggarakan bersama oleh tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen ini akan menjadi edisi pertama dengan format yang lebih besar serta diikuti lebih banyak negara peserta.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya menyampaikan bahwa persoalan partisipasi Iran telah dibahas secara langsung dalam pertemuannya dengan Trump di Gedung Putih. Dalam pertemuan tersebut, menurut Infantino, pemerintah Amerika Serikat menyatakan kesiapan untuk menerima kehadiran tim nasional Iran.
"Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran, tentu saja, dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat," tulis Infantino setelah pertemuan tersebut.
Isu mengenai atlet Iran yang menghadapi tekanan politik sebelumnya juga sempat mencuat dalam kasus tim sepak bola wanita Iran. Saat itu, sejumlah pemain berada di luar negeri dan menyampaikan kekhawatiran mengenai kemungkinan pembalasan jika mereka kembali ke negara asal.
Baca Juga: Ramai Desakan Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Dicabut, Begini Reaksi AS
Trump sebelumnya juga menyinggung persoalan tersebut ketika beberapa pemain sepak bola wanita Iran berada di Australia. Mereka dikabarkan khawatir akan menghadapi konsekuensi setelah tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan dalam turnamen regional.
Situasi tersebut kemudian mendorong pemerintah Australia untuk mengambil keputusan memberikan suaka kepada lima pemain yang memilih tetap tinggal di negara tersebut.
Perkembangan terbaru terkait partisipasi Iran di Piala Dunia masih terus menjadi perhatian berbagai pihak. Selain faktor olahraga, situasi politik dan keamanan internasional turut memengaruhi dinamika keikutsertaan sejumlah negara dalam ajang olahraga global tersebut. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS