Indonesia Juara Umum di ASEAN Para Games 2022

Fitrah Nugraha

Reporter

Sabtu, 06 Agustus 2022  /  3:48 pm

Indonesia meraih medali emas dari cabang olahraga atletik ASEAN Para Games 2022 nomor lari estafet 4x100 meter T11-13 putra di Stadion Manahan, Solo, Jumat (4/8/2022) pagi WIB. Foto: Repro kompas.com

JAKARTA, TELISIK.ID - Indonesia menduduki puncak klasemen ASEAN Para Games 2022 dengan perolehan 419 medali.

Dengan perolehan tersebut, Indonesia dipastikan menjadi juara umum di ajang ASEAN Para Games 2022 di Kota Solo. 

Meski hasil akhir belum secara resmi diumumkan, tetapi seluruh rangkaian cabang olahraga telah selesai digelar hingga Jumat (5/6/2022).

Atas prestasi ini, bonus dipastikan akan diberikan kepada para atlet yang telah mengharumkan Indonesia di ajang multievent internasional.

Hal tersebut disampaikan tegas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali disela-sela menyaksikan final Cerebral Palsy (CP) Football antara Indonesia melawan Thailand di Stadion UNS Solo, pada Jumat (5/8/2022).

"Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperlakukan kesetaraan baik untuk atlet-atlet olympic ataupun paralympic. Mungkin bisa ditanyakan langsung kepada para atlet, mereka baru merasakan di era sekarang," terang Menpora, dikutip dari Suara.com.

Zainudin Amali menjelaskan, ini menjadi penyemangat bagi mereka, meski penyandang disabilitas tapi oleh presiden disetarakan sama dengan atlet non disabilitas. Antara atlet Sea Games dengan ASEAN Para Games.

Baca Juga: Malam Ini Laga Pamungkas Grup A Piala AFF U-16 2022: Indonesia vs Vietnam

"Yang non difabel saja dapat, apalagi yang difabel," ungkap dia.

Ketikan ditanya secara pasti besaran bonus yang akan diterima oleh para atlet difabel. Menpora enggan menjelaskan jumlahnya.

"Ini kan kesetaraan. Mungkin sebanding dengan atlet Sea Games," katanya.

Seperti diketahui, pada SEA Games 2021 di Vietnam, Kontingen Indonesia berhasil membawa pulang total 241 medali dengan rincian 69 emas, 92 perak dan 80 perunggu dari 40 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.

Presiden Jokowi pun menyerahkan bonus kepada atlet dengan total sebesar Rp 130,5 miliar. Sementara untuk pelatih dan asisten pelatih, diberikan bonus senilai total Rp 32 miliar.

Baca Juga: 4 Tim Ini Lolos ke Semifinal Bupati Cup Manggarai Timur, Semua Dari Runer Up

Menpora mengaku puas dengan penyelenggaraan multievent ASEAN Para Games ini. Indonesia National Paralympic Committee (INASPOC) selaku penyelenggara, hanya mempersiapkan ajang ASEAN Para Games ini sangat singkat yakni hanya empat bulan.

"Semua negara peserta memuji kita. Ini modal yang bagus bagi kita untuk menjadi tuan rumah baik itu singel event atau multi event," katanya.

Usai menorehkan catatan emas di ajang ASEAN Para Games, Menpora menargetkan atlet difabel untuk berpartisipasi dalam paralimpiade di Paris 2024. 

Namun sebelum kesana, para atlet akan diuji di ajang Asian Para Games 2023 di Hangzhou, Zhejiang, China dan ASEAN Para Games XII di Cambodia 2023. 

"Kami akan terus mengikuti berbagai event, karena target kami adalah Paralimpiade 2024 di Paris," tegas dia.

Dilansir dari laman resmi ASEAN Para Games 2022 pada Sabtu (6/8/2022) pagi, total 1.193 medali telah dibagikan kepada 11 negara peserta.

Adapun kontingen Indonesia, secara perhitungan keluar sebagai juara umum dengan total 419 medali.

Perolehan medali tersebut terdiri dari 171 emas, 138 perak, dan 110 perunggu.

Menyusul di posisi kedua, diduduki oleh Thailand dengan total perolehan 312 medali. Negeri Gajah Putih ini berhasil membawa pulang 113 emas, 113 perak, dan 86 perunggu.

Selanjutnya, Vietnam menempati peringkat ketiga dengan perolehan 175 medali. Secara rinci, kontingen Vietnam mendulang 63 emas, 58 perak, dan 54 perunggu.

Melansir kompas.com dari sumber yang sama, berikut klasemen akhir perolehan medali ASEAN Para Games 2022:

Indonesia: 171 emas, 138 perak, 110 perunggu (total: 419 medali).

-Thailand: 113 emas, 113 perak, dan 86 perunggu (total: 312 medali).

Vietnam: 63 emas, 58 perak, dan 54 perunggu (total: 175 medali).

Malaysia: 34 emas, 19 perak, dan 14 perunggu (total: 67 medali).

Filipina: 28 emas, 31 perak, dan 43 perunggu (total: 42 medali).

Myanmar: 14 emas, 12 perak, dan 16 perunggu (total: 42 medali).

Singapura: 7 emas, 9 perak, dan 11 perunggu (total: 27 medali).

Kamboja: 6 emas, 9 perak, dan 10 perunggu (total: 25 medali).

Timor Leste: 5 emas, 2 perak, dan 5 perunggu (total: 12 medali).

Brunei Darussalam: 1 emas, 0 perak, dan 3 perunggu (total: 4 medali).

Laos: 0 emas, 2 perak, dan 6 perunggu (total: 8 medali). (C)

Penulis: Fitrah Nugraha

Editor: Kardin