Jumlah Siswa Terus Meningkat, SDN 100 Kendari Buka Penerimaan Murid Baru dengan Kuota 56 Orang

Meliana Tasya

Reporter

Rabu, 17 Juni 2026  /  8:40 pm

SD Negeri 100 Kendari membuka SPMB 2026/2027 dengan kuota 56 siswa dan didukung fasilitas pembelajaran yang terus ditingkatkan. Foto: Meliana Tasya/telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Meningkatnya kepercayaan masyarakat membuat jumlah siswa SD Negeri 100 Kendari terus bertambah, seiring dibukanya penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027.

SD Negeri 100 Kendari resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menyediakan kuota sebanyak 56 siswa atau dua rombongan belajar (rombel). Pendaftaran dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 15–22 Juni 2026 dan dilanjutkan pada 24–25 Juni 2026.

Kepala SD Negeri 100 Kendari, Walmiati, S.Pd., M.Pd, mengatakan seluruh tahapan penerimaan siswa baru telah disusun sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 29 Juni 2026, sedangkan proses daftar ulang bagi siswa yang dinyatakan diterima berlangsung pada 1–3 Juli 2026.

"Calon siswa cukup melampirkan fotokopi ijazah atau surat keterangan dari TK, kartu keluarga, pas foto, serta mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan sekolah," ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Pemkot Kendari Petakan 30 Ribu Balita, Deteksi Dini Stunting Diperkuat hingga Tingkat RT

Menurut Walmiati, proses penerimaan murid baru tahun ini tetap mengutamakan jalur domisili. Kebijakan tersebut dilakukan agar anak-anak yang berada di sekitar lingkungan sekolah memperoleh akses pendidikan yang lebih mudah dan merata.

Ia mengungkapkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SD Negeri 100 Kendari terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi itu terlihat dari bertambahnya jumlah peserta didik secara signifikan.

Saat pertama kali bertugas pada 2019, jumlah siswa di sekolah tersebut tercatat sekitar 170 orang. Kini, jumlah peserta didik telah mencapai 254 siswa atau bertambah sekitar 84 orang dalam kurun waktu enam tahun.

"Alhamdulillah jumlah siswa terus bertambah. Kami terus melakukan pembenahan fasilitas dan lingkungan sekolah agar masyarakat semakin percaya menyekolahkan anaknya di sini," katanya.

Peningkatan jumlah siswa tersebut diikuti dengan upaya sekolah dalam memperbaiki sarana dan prasarana penunjang pembelajaran. Saat ini, SD Negeri 100 Kendari telah menyediakan berbagai fasilitas pendidikan, seperti buku pelajaran, infokus, serta smart TV yang dimanfaatkan sebagai media pembelajaran interaktif di setiap kelas.

Selain fasilitas belajar, sekolah juga membenahi lingkungan pendidikan melalui penataan halaman, perbaikan sarana pendukung, serta penyediaan fasilitas ibadah bagi peserta didik.

Baca Juga: 4 Agenda Strategis Pemkot Kendari Mulai Dimatangkan, HUT RI hingga Rakernas APEKSI 2026

Fasilitas tersebut dimanfaatkan siswa untuk melaksanakan salat duha, kegiatan mengaji, serta pembinaan karakter keagamaan sebagai bagian dari pendidikan yang diterapkan di sekolah.

Walmiati menilai lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan nyaman menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Karena itu, pihak sekolah berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik dari aspek akademik maupun pembentukan karakter siswa.

"Kami ingin memberikan lingkungan belajar yang nyaman sehingga anak-anak dapat berkembang dengan baik. Kami juga akan terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui fasilitas yang memadai dan metode pembelajaran yang inovatif," tutupnya.

Dengan dibukanya SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, SD Negeri 100 Kendari berharap dapat menjaring peserta didik baru sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang diberikan sekolah. (C-Adv)

Penulis: Meliana Tasya

Editor: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS