Sekolah Rakyat Kendari Resmi Ditempati 1.080 Siswa
Wa Ode Marfat, telisik indonesia
Senin, 03 Agustus 2026
0 dilihat
Masa pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat sekaligus peresmia gedung baru. Foto: Wa Ode Marfat/Telisik
" Sebanyak 1.080 siswa resmi menempati gedung baru yang lengkap dengan berbagai fasilitas penunjang "

KENDARI, TELISIK.ID - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari tahun ini terasa berbeda. Sebanyak 1.080 siswa resmi menempati gedung baru yang lengkap dengan berbagai fasilitas penunjang, Senin (3/8/2026).
Gedung baru ini mulai dari lapangan olahraga, asrama putra dan putri, ruang makan khusus, laboratorium, musala, hingga ruang belajar sudah siap digunakan. Beberapa fasilitas lain seperti kolam renang dan wisma masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan rampung paling lambat akhir Agustus 2026.
Dalam sambutannya saat membuka MPLS, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menegaskan, tidak ada anak Kota Kendari yang boleh merasa tidak layak untuk sekolah.
"Mereka punya hak untuk mendapatkan pendidikan yang nyaman tanpa membandingkan status ekonomi dan lain sebagainya. Kalian wajib bahagia dan mendapatkan fasilitas dari pemerintah. Oleh karena itu jangan merasa rendah diri. Majulah terus, berani untuk masa depan Kota Kendari yang kita cintai," ujarnya di hadapan siswa, guru dan orang tua.
Baca Juga: Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Resmi Tempati Gedung Baru
Siska juga mengajak seluruh siswa Sekolah Rakyat menanamkan budaya membaca sejak dini.
"Jadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Bacalah buku, bacalah ilmu pengetahuan," pesannya.
Tak hanya kepada siswa, Siska juga menitipkan pesan kepada masyarakat yang hadir. Ia meminta warga ikut aktif melaporkan jika masih ada anak di lingkungan sekitar yang putus sekolah atau tidak sekolah karena keterbatasan ekonomi.
"Sampaikan pada masyarakat sekitar bapak/ibu yang mungkin ada anak-anak mereka yang putus sekolah atau tidak bersekolah karena keadaan, segera laporkan pada Pemerintah Kota Kendari. Mohon bantu terus pemerintah dengan semangat memberikan informasi, sehingga apa yang menjadi tidak baik bisa kita perbaiki untuk kemajuan Kota Kendari tercinta," tegasnya.
Sementara Kepala Sentra Meohai Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari, Muhamad Gunawan mengatakan, perpindahan ke gedung baru ini merupakan langkah besar.
"Alhamdulillah dengan luas bangunan sebesar ini bisa menampung kurang lebih 1.080 siswa mulai tahun 2026. Hari ini semua dipindahkan ke sini, mulai dari guru, tendik dan juga siswa-siswa tahun ajaran baru maupun siswa sebelumnya yang sudah lebih dulu melaksanakan proses belajar," jelasnya.
Ia merinci, saat ini jumlah tenaga pengajar di Sekolah Rakyat tersebut kurang lebih 68 orang.
Untuk menjadi siswa Sekolah Rakyat, ada kriteria khusus.
"Kriteria khususnya adalah merupakan dari keluarga yang betul-betul kurang mampu," tambahnya.
Ia juga memastikan fasilitas yang belum beroperasi seperti wisma dan kolam renang akan segera dirampungkan.
Rasa syukur juga dirasakan para orang tua siswa. Salah satunya Dwiyana yang mengantar dua orang anaknya yang duduk di bangku sekolah dasar.
Baca Juga: Sekolah Rakyat 70 Kendari Bekali Siswa Hadapi Masa Depan dan Mandiri, Ini Metode yang Diterapkan
Dengan profesi sebagai pengemudi ojek online dengan penghasilan yang pas-pasan, ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program Sekolah Rakyat.
"Sangat terbantu dengan adanya program Sekolah Rakyat ini. Setelah mengetahui program ini dan kedua anak saya dinyatakan masuk, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah," ucapnya.
Dengan diresmikannya pemakaian gedung baru ini, Pemerintah Kota Kendari berharap Sekolah Rakyat bisa menjadi jawaban atas kesenjangan akses pendidikan. Tidak ada lagi alasan anak-anak Kendari tertinggal hanya karena masalah ekonomi. (A)
Penulis: Wa Ode Marfat
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS