Kampung Siaga Bencana Dibentuk di Baubau
Reporter
Jumat, 10 April 2026 / 8:05 pm
Sosialisasi Kampung Siaga Bencana yang diselenggarakan oleh Pemkot Baubau di Kecamatan Lealea, Jumat (10/4/2026). Foto: Ist.
BAUBAU, TELISIK.ID – Pemerintah Kota Baubau menyelenggarakan Pelatihan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Lealea pada Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Turut hadir perwakilan Kementerian Sosial RI, Camat Lealea, serta unsur TNI dan Polri, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau, Siti Amalia Abibu, menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam penanggulangan bencana.
Baca Juga: KPR Silika Perkuat Infrastruktur untuk Akses Mobilitas dan Air Bersih Bombana di Awal 2026
Menurutnya, fokus pemerintah saat ini tidak hanya pada penanganan darurat ketika bencana terjadi, tetapi juga pada upaya mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan sejak dini.
Amalia menyebut Kota Baubau memiliki indeks risiko bencana tertinggi di Sulawesi Tenggara.
Karena itu, pembentukan Kampung Siaga Bencana ini didasarkan pada data yang menunjukkan tingginya potensi bencana, seperti tsunami dan puting beliung.
“Berdasarkan data tahun lalu, bencana yang paling dominan adalah puting beliung. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi geografis, di mana sebagian wilayah Kecamatan Lealea berada pada garis pantai dan dataran tinggi,” ungkapnya kepada telisik.id.
Kampung Siaga Bencana tidak dimaksudkan untuk menimbulkan ketakutan, melainkan sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
Dalam situasi bencana, kata Amalia, pertolongan pertama umumnya berasal dari lingkungan terdekat, sehingga kekompakan warga, khususnya di Kecamatan Lealea, menjadi sangat penting.
Program KSB ini mencakup pelatihan keterampilan mitigasi bencana bagi masyarakat dan pelajar, serta pengaktifan lumbung sosial.
Lumbung sosial akan berfungsi sebagai gudang logistik dan tempat perlindungan darurat yang dapat menyediakan kebutuhan dasar secara cepat bagi warga terdampak.
Kecamatan Lea-lea diproyeksikan menjadi penopang bagi kecamatan di sekitarnya, seperti Bungi, Kokalukuna, dan Sorawolio, terutama dalam hal kesiapsiagaan logistik.
Pemkot Baubau berharap program KSB ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat berkelanjutan dan menjadi motor penggerak dalam membangun lingkungan yang tangguh terhadap bencana.
Baca Juga: Viral Link Video Syakirah 7 Menit Terbagi 16 Part, Begini Penjelasannya
Menurut Camat Lea-Lea, Muhammad Syawal Zamhuri, masih akan ada kegiatan sosialisasi di tingkat SMP dan SMA di Kecamatan Lea-Lea.
"Besok akan dilaksanakan dua kegiatan Tagana masuk sekolah, yaitu di SMPN 8 Baubau dan SMAN 5 Baubau," ungkapnya.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Kampung Siaga Bencana di aula kantor Kecamatan Lealea.
Kemudian pada hari Minggu akan dilakukan simulasi, serta Senin akan dilaksanakan apel siaga bencana di Lapangan Lowu-lowu. (B)
Penulis: Elfinasari
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS