Kelapa Muda di Baubau Laris Manis dan Pedagang Panen Cuan Selama Ramadan

Elfinasari

Reporter

Rabu, 04 Maret 2026  /  8:54 pm

Penjual kelapa muda saat mengeruk kelapa untuk pembeli di sekitar Pasar Karya Nugraha, Kota Baubau, Rabu (4/3/2026). Foto: Elfinasari/Telisik

BAUBAU, TELISIK – Penjualan kelapa muda di Kota Baubau mengalami peningkatan signifikan selama bulan Ramadan. Para pedagang mengaku meraih pendapatan lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa.

Seorang penjual kelapa muda di sekitar Pasar Karya Nugraha, Ridwan, menuturkan bahwa penjualannya meningkat selama Ramadan.

“Alhamdulillah, lumayan lakunya. Sehari bisa dapat Rp 200 ribu lebih,” ujarnya, sambil mengeruk kelapa yang dibeli pelanggan, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga: Sosok Ukhti Mukena Pink Viral, Pencarian Tanpa Sensor Rajai Medsos

Ridwan mengatakan, harga kelapa muda yang dijualnya Rp 10 ribu per buah. Pendapatan terendah yang diperolehnya berkisar Rp 100 ribu per hari, biasanya terjadi saat hujan turun sehingga jumlah pembeli berkurang.

“Kalau hujan saja pendapatannya segini (Rp 100 ribu), kalau tidak ya lumayan,” tambahnya.

Penjual lainnya, Rani, juga mengungkapkan hal serupa. Ia mengaku mengalami peningkatan penjualan selama Ramadan.

“Lakunya di atas Rp 200 ribu untuk penjualan paling tinggi,” ungkapnya.

Rani menjelaskan bahwa kelapa muda yang dijualnya berasal dari Lasalimu. Pada hari biasa, penjualan cenderung meningkat hanya pada akhir pekan.

“Kalau hari biasa, paling hanya Sabtu dan Minggu yang laku. Hari lain sepi,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Yunus, mengaku rutin membeli kelapa muda selama Ramadan.

Baca Juga: Pemkot Bubau Minta Pengalihan Aset PDAM Buton Dipercepat dan Dikawal KPK

“Hampir setiap hari berbuka dengan kelapa muda karena cocok saat puasa untuk mengembalikan stamina. Harganya Rp 10 ribu per buah, biasanya saya beli dua buah,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa tidak ada kenaikan harga kelapa muda menjelang maupun selama Ramadan tahun ini.

“Dulu harganya Rp 15 ribu untuk dua buah. Kalau tidak salah, Ramadan tahun lalu sudah Rp 10 ribu per buah, dan sampai sekarang tetap Rp 10 ribu,” pungkasnya. (A)

Penulis: Elfinasari

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS