Wakatobi Wakili Indonesia di Forum UNESCO, Jadi Inspirasi Pendidikan Berkelanjutan
Zulkifli Herman Tumangka, telisik indonesia
Rabu, 17 Juni 2026
0 dilihat
Bupati Haliana, saat menyampaikan sambutannya pada Forum Nasional Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. Foto: Ist.
" Wakatobi menjadi sorotan dalam forum internasional yang berlangsung di Jakarta "

WAKATOBI, TELISIK.ID - Kabupaten Wakatobi kembali mengukir prestasi di tingkat internasional dengan mewakili Indonesia dalam forum pendidikan berkelanjutan yang melibatkan negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Keterlibatan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Wakatobi sekaligus mengangkat nama daerah di kancah dunia.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi, Nadar menyampaikan, Wakatobi telah menerima berbagai penghargaan sebelumnya. Namun, pengakuan yang diberikan UNESCO kali ini dinilai memiliki makna yang sangat besar karena menempatkan Wakatobi sebagai contoh pembelajaran berbasis konservasi.
"Oleh UNESCO sebagai Badan Dunia di bawah naungan PBB, kali ini mengangkat Wakatobi menjadi semakin tinggi dan dipromosikan menjadi etalase kepeloporan pembelajaran berbasis konservasi yang menginspirasi dunia untuk pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan global," ungkap Nadar, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, di wilayah Asia Pasifik hanya terdapat empat negara yang ditetapkan UNESCO sebagai proyek percontohan, yakni Jepang, Vietnam, Thailand dan Indonesia. Untuk Indonesia sendiri, Wakatobi dipercaya menjadi daerah yang mewakili dalam program tersebut.
Baca Juga: Sukses Digelar saat Efisiensi, WSI Dinobatkan jadi Event Tahunan Buton Selatan
Nadar juga mengungkapkan, Wakatobi menjadi sorotan dalam forum internasional yang berlangsung di Jakarta.
"Tanggal 15 Juni 2026 bertempat di SHANGRI-LA Hotel Jakarta melalui forum yang bertajuk: “National Forum on Education For Sustainable Development: Biosphere Reserve and Ocean as The Learning Place of People and Planet” Wakatobi benar-benar menjadi episentrum yang mendominasi perbincangan dalam forum," kata Nadar.
Pada forum tersebut, Bupati Wakatobi, Haliana, mendapat kehormatan untuk memberikan sambutan pembuka bersama Direktur Regional UNESCO untuk Asia Pasifik, Mrs. Maki Katsuno Hayasikawa, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu'ti. Selain itu, Haliana juga tampil sebagai salah satu narasumber utama dalam sesi diskusi.
Baca Juga: Pemkab Muna Keciprat Inpres Irigasi Daerah Rp 28,3 Miliar
Lebih lanjut, Nadar menilai bahwa pengakuan tersebut merupakan bentuk validasi dari lembaga internasional terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan Wakatobi dalam mengembangkan pendidikan yang berpijak pada nilai-nilai konservasi dan keberlanjutan.
"Validasi untuk Wakatobi bukan oleh kita sendiri tetapi oleh UNESCO lembaga dunia. Oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI menegaskan bahwa Wakatobi bukan satu-satunya nanti, tetapi Wakatobi adalah yang pertama dan menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan di Indonesia," tambahnya.
Ia berharap, capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus berinovasi, sehingga Wakatobi tidak hanya dikenal karena kekayaan alamnya, tetapi juga sebagai daerah pelopor pendidikan berkelanjutan yang mampu menginspirasi Indonesia dan dunia. (C)
Penulis: Zulkifli Herman Tumangka
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS