Kelompok di Wakatobi Berhasil Kembangkan Rumput Laut jadi Produk Olahan

Wiwik Prihastiwi

Reporter

Jumat, 23 Juni 2023  /  2:43 pm

Kelompok budidaya rumput laut Lagundi, Desa Liya Miwa, Kabupaten Wakatobi. Foto: Wiwik Prihastiwi/Telisik

WAKATOBI, TELISIK.ID - Jika selama ini rumput laut dijual dalam keadaan mentah. Kelompok budidaya rumput laut Lagundi di, mengolahnya menjadi aneka produk khas Kabupaten Wakatobi.

Kelompok budidaya rumput laut Lagundi berlokasi di Desa Liya Miwa, Kecamatan Wangi-Wangi Wakatobi. Terdiri dari 50 lebih anggota, namun untuk yang mengolah rumput laut menjadi produk berjumlah 15 orang.

Salah seorang anggota kelompok budidaya rumput laut Lagundi, Adelia menuturkan, produk olahan rumput laut dibuat bermula ketika harga rumput laut saat itu anjlok.

Dengan percobaan awal yang mereka lakukan. Ternyata dari rumpul laut bisa menghasilkan produk olahan yang memiliki cita rasa enak. Dengan produk yang mereka ciptakan pertama kali yakni Gule Khas Wakatobi.

Baca Juga: KPU Wakatobi Tetapkan DPT Pemilu 2024, Masih Ada Pemilih Tidak Terdaftar

"Kita bingung diapain, coba bisa gak diolah. Kita coba buat sendiri dulu, tapi kok bisa enak. Kemudian kita jual," ujarnya saat ditemui, Jumat (23/6/2023).

Sementara salah seorang anggota lainnya, Hasri menyebut, tingkat produksi sejak pandemi COVID-19 menurun dibandingkan dengan awal-awal produksi. Saat ini satu kali produksi paling sedikit 200 pcs. Kebanyakan jumlah produksi tergantung dengan jumlah pesanan.

Baca Juga: Bupati Wakatobi Hibah Tanah Pribadi untuk Pembangunan Laboratorium Kultur Jaringan Rumput Laut, Ini Kata Pembudidaya

"Biasanya dijual kalau ada festival, pameran, pesanan, dan untuk oleh-oleh khas Wakatobi," ujarnya.

Hasri menyebut, rumput laut biasa dipanen setiap musimnya mencapai 6 ton tergantung lokasi. Ada jug beberapa yang hanya sampai 1-2 ton setiap panen.

Sekarang produk olahan rumput laut mereka berkembang hingga tersedia beberapa aneka produk yang diciptakan, di antaranya keripik, stick, mie, gule dan lain-lain. Dijual dengan harga Rp 15.000 per pcs. (B)

Penulis: Wiwik Prihastiwi

Editor: Kardin 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS