Kolaborasi Guru dan Murid Antar MAN 1 Kendari Raih Juara 2 Nasional Olimpiade Bahasa Inggris
Reporter
Kamis, 06 Agustus 2026 / 10:21 pm
Guru Bahasa Inggris MAN 1 Kendari, Ayu Astriani, S.Pd., M.Pd. (kanan), bersama murid kelas X-7, Faris Al Ghozi Azzam (kiri), meraih Juara 2 Tingkat Nasional pada Olimpiade Bahasa Inggris yang diselenggarakan Gusi Bersi Alef Education. Foto: Humas MAN 1 Kendari
KENDARI, TELISIK.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MAN 1 Kendari. Guru Bahasa Inggris Ayu Astriani, S.Pd., M.Pd., bersama murid kelas X-7 Faris Al Ghozi Azzam, berhasil meraih Juara 2 Tingkat Nasional pada Olimpiade Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Gusi Bersi Alef Education pada 22 Mei 2026.
Capaian tersebut diraih setelah keduanya berhasil melewati seluruh tahapan kompetisi, mulai dari babak penyisihan, semifinal, hingga grand final. Berdasarkan hasil penilaian dewan penyelenggara, MAN 1 Kendari ditetapkan sebagai Juara 2 Tingkat Nasional melalui akumulasi nilai guru dan murid yang mengikuti perlombaan.
Ayu Astriani menjelaskan, perjalanan menuju babak final tidak berlangsung mudah. Pada tahap penyisihan dan semifinal, sebanyak 19 peserta dari MAN 1 Kendari berhasil lolos. Memasuki grand final, sistem perlombaan berubah karena guru turut berkompetisi bersama murid, sehingga penentuan juara dilakukan berdasarkan gabungan nilai keduanya.
"Awalnya, babak penyisihan dan semifinal ada 19 peserta yang lolos dari MAN 1 Kendari. Pada babak final, guru ikut berkompetisi, sehingga yang dihitung adalah gabungan nilai murid dan guru yang kemudian diperingkat berdasarkan nilai tertinggi secara nasional," ujar Ayu Astriani dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).
Ia mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi yang terjalin selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
Baca Juga: S1 Farmasi UMW Edukasi Warga Wawobungi Konawe Olah Bahan Alam dan Perkuat Kemandirian Kesehatan Desa
Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi menjadi tantangan tersendiri karena Faris baru pertama kali mengikuti olimpiade tingkat nasional, sementara dirinya terakhir mengikuti kompetisi serupa sekitar 20 tahun lalu.
"Faris pertama kalinya ikut kompetisi seperti ini dan saya sendiri terakhir 20 tahun yang lalu mengikuti lomba serupa. Namun, berkat kolaborasi, pada babak rebutan, kami berhasil mengamankan posisi tiga besar hingga akhirnya mendapatkan skor tertinggi urutan kedua dan ditetapkan sebagai Juara 2," katanya.
Ayu menambahkan, mengikuti kompetisi bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara. Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi sarana meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, terutama dalam aspek membaca, penguasaan kosakata, dan tata bahasa.
Ia berharap dapat kembali mengikuti kompetisi tingkat nasional, termasuk pada cabang debat bahasa Inggris.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Kendari, La Tangkalalo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih guru dan muridnya.
Baca Juga: Status Lahan di Puuwatu Kendari Diperebutkan, Aktivitas Diminta Stop Sampai Ada Kepastian Hukum
Menurutnya, capaian tersebut semakin memperkuat komitmen madrasah dalam membangun budaya berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
"Kami di MAN 1 Kendari terus berupaya membawa nama madrasah ini menjadi lebih baik. Melalui prestasi, MAN 1 Kendari bisa menjadi lebih unggul. Melalui prestasi ini juga menjadi bukti wujud upaya MAN 1 Kendari dalam menjaga dan meningkatkan kepercayaan orang tua murid dan masyarakat. Kita berharap, MAN 1 Kendari terus menambah koleksi prestasi di tingkat nasional dan internasional," ujar La Tangkalalo.
Ia mengatakan madrasah akan terus memberikan dukungan kepada guru dan murid agar mampu mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan, pendampingan, serta partisipasi dalam berbagai kompetisi yang sesuai dengan minat dan kemampuan peserta didik.
Prestasi Ayu Astriani dan Faris Al Ghozi Azzam menambah daftar capaian MAN 1 Kendari sepanjang 2026. Sebelumnya, madrasah tersebut juga mencatat sejumlah prestasi nasional di berbagai bidang, mulai dari robotik, seleksi Paskibraka, hingga keberhasilan puluhan murid diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga MAN 1 Kendari untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan kemampuan akademik, serta mengharumkan nama madrasah pada berbagai ajang kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. (D-Adv)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS