Kurma Basah Vs Kurma Kering, Mana Lebih Bernutrisi?

Muhammad Israjab

Reporter

Sabtu, 25 April 2020  /  5:07 pm

Manakah yang lebih bernutrisi kurma basah atau kurma kering. Foto: IDN times

KENDARI, TELISIK.ID - Kurma memang terasa manis sehingga banyak orang berpikir jika makanan ini tidak baik untuk kesehatan. Padahal, kandungan nutrisi buah kurma sangat baik untuk kesehatan jika dikonsumsi secara tepat.

Makanan berwarna cokelat dan terasa manis ini memang populer saat bulan Ramadan dan Lebaran.

Menurut penelitian, buah kurma memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun, antara kurma segar dengan kurma kering, manakah yang lebih bernutrisi?

Nah, berikut manfaat baik itu kurma kering maupun kurma segar yang mungkin anda dapatkan, kami telah merangkum dari beberapa artikel.

Kaya antioksidan. Buah kurma mengandung banyak polifenol, salah satu senyawa antioksidan, dibanding buah atau sayuran lainnya. Senyawa ini dipercaya dapat melindungi tubuh dari peradangan.

Mengandung gula alami. Kandungan gula dari buah kurma bisa dengan cepat menggantikan energi yang hilang.

Tinggi serat. Mengonsumsi 1/4 dari 1 cangkir buah kurma ternyata memenuhi 12% kebutuhan serat harian. Selain itu, makanan ini juga membantu anda kenyang lebih lama.

Kaya kalium. Kurma mengandung kalium tinggi sehingga membantu tubuh menjaga elektrolit tetap seimbang. Tercukupinya kalium melindungi kesehatan jantung dan membantu pembangunan otot serta protein dalam tubuh.

Apa beda kurma segar dengan kurma yang dikeringkan?

Di pasaran, fresh date (kurma segar) tersedia dalam tekstur yang lunak maupun kering. Sementara dried date (kurma kering) hanya tersedia tekstur yang kering karena sudah melalui proses pengeringan.

Meski tekstur kering, fresh date yang kering tetap mengandung sedikir air (sedikit basah bagian dalamnya) dibanding dengan dried date.

Baca juga: Olahraga yang Baik Saat Puasa di Tengah Pandemi

Selain teksturnya yang berbeda, kurma segar biasanya bertahan hingga 8 bulan hingga 1 tahun jika disimpan dalam kulkas atau freezer.

Beda dengan kurma yang dikeringkan yang bisa tahan hingga 1 tahun jika disimpan dalam wadah kedap udara dan tahan selama 5 tahun jika disimpan di dalam frezeer.

Mana yang lebih bernutrisi: kurma basah atau kurma kering?

Berdasarkan kandungan kalori, kurma kering memiliki kalori yang lebih tinggi. Sekira 100 gram kurma yang dikeringkan mengandung 284 kalori sedangkan kurma segar mengandung 142 kalori.

Jika Anda sedang dalam program menurunkan berat badan, maka sebaiknya pilih kurma segar yang punya kalori lebih rendah.

Kandungan makronutrien pada kurma yang dikeringkan dengan kurma segar juga berbeda.

Makronutrien adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar, seperti protein, lemak, dan karbohidrat. Kandungan karbohidrat dan serat pada kurma kering jauh lebih besar dibanding kurma segar.

Dalam 100 gram kurma segar mengandung 1, 7 gram protein, 1 gram lemak, 37 gram karbohidrat, dan 3,5 gram serat.

Sementara kurma yang dikeringkan dalam ukuran yang sama, mengandung 2,8 gram protein, 0,6 gram lemak, 76 gram karbohidrat, dan 5 gram serat.

Selain perbedaan jumlah makronutrien, kandungan mikronutrien seperti vitamin dan mineral pada dua jenis kurma ini juga berbeda.

Kurma kering mengandung kalsium dan zat besi yang lebih banyak, tapi kurma segara mengandung lebih banyak vitamin C.

Pada 100 gram kurma segar mengandung 34 mg kalsium, 6 gram zat besi, dan 30 mg vitamin C. Sementara kurma kering dengan ukuran yang sama, mengandung 81 mg kalsium, 8 mg zat besi, tanpa vitamin C.

Baik itu kurma kering maupun kurma segar, keduanya memiliki keunggulan nutrisi masing-masing. Anda bebas memilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Sumarlin