Makanan Ekstrem di Luar Negeri, Nomor 3 Bikin Ilfeel

Nur Khumairah Sholeha Hasan

reporter

Kamis, 02 Juni 2022  /  12:57 pm

Casu marzu, keju tradisional asal Sardinia terbuat dari susu domba. Foto: Repro Instagram @hungryitalianintown

KENDARI, TELISIK.ID - Setiap makanan di tiap negara memiliki keunikannya masing-masing, mulai dari cita rasa maupun bahan-bahan yang digunakan.

Bila umumnya tampilan menu selalu terlihat menggugah selera, namun tak jarang justru ada beberapa di antaranya yang terbuat dari bahan-bahan yang tak lazim.

Dilansir dari laman CNN Indonesia, berikut ini makanan ekstrem beberapa negara di dunia yang patut dicoba oleh sang petualangan rasa.

1. Casu marzu

Dikutip dari wikipedia.org, casu marzu (disebut juga casu modde, casu cundhídu atau formaggio marcio) adalah keju tradisional dari Sardinia yang terbuat dari susu domba. Casu marzu berarti keju busuk dalam bahasa Sardinia dan keju ini juga dikenal sebagai keju belatung.

Dilansir dari kompas.com, bahan pembuatan casu marzu mirip bahan pembuatan keju lainnya, namun dalam proses pembuatannya, casu marzu menggunakan bantuan lalat keju yang termasuk keluarga piophila casei. Lalat yang digunakan ini dikenal juga dengan sebutan cheese skipper untuk mendapatkan proses pembusukan yang pas.

2. Virgin boys egg

Dikutip dari wikipedia.com, virgin boys egg atau telur anak laki-laki perawan adalah hidangan tradisional yang berasal dari Dongyang, Zhejiang, China. Di mana telur direbus dalam air seni anak laki-laki muda di bawah usia sepuluh tahun.

Virgin boys egg telur rendaman air seni anak kecil berumur di bawah sepuluh tahun. Foto: Repro medium.com

 

Dilansir dari kompasiana.com, telur ayam mentah direndam dalam urin anak laki-laki perjaka, kemudian direbus hingga matang, lalu dikuliti dan rendam sekali lagi dengan urin. Biasanya proses pembuatan virgin boy egg ini memakan waktu satu hari, paling lama adalah di bagian perendaman telur.

Virgin boy egg banyak digemari dan berfungsi untuk menjaga vitalitas pria, memperlancar sirkulasi darah dan mencegah flu. Virgin boy egg ini merupakan warisan budaya leluhur China yang sudah mendarah daging bahkan berabad-abad lamanya. Sebenarnya metode pengolahan ini dipilih agar makanan lebih awet dalam jangka waktu lama.

3. Rocky mountain oyster di Montana

Makanan yang lebih dikenal dengan nama mountain oysters ini sama sekali tak ada hubungannya dengan laut, karena tak lain adalah gorengan zakar banteng muda. Hidangan vulgar ini sudah menjadi tradisi kalangan peternak setempat pada musim tertentu.

Disukai karena teksturnya berlapis, renyah di bagian luar dan creamy di bagian dalam. Bila perut Anda masih menyisihkan banyak ruang, jangan lewatkan Testicle Festival di Clinton, Montana.

Baca Juga: Kuliner Ekstrem Hanya Ada di Indonesia, Nomor 2 dan 5 Bikin Geli

Dilansir dari 10best.com, satu testis banteng mentah mengandung sekitar 26 gram protein dan sangat sedikit lemak. Plus, testis secara alami kaya akan seng, penguat sistem kekebalan yang jarang ditemukan dalam diet perbatasan sebelum munculnya jeruk sepanjang tahun di toko bahan makanan.

Rocky mountain oyster, makanan yang berasal dari zakar banteng muda. Foto: Repro Instagram @milehighvet

 

Hidangan ini hampir tidak dipandang sebagai makanan yang tidak enak dan kelangkaan testis yang relatif, karena panen musiman sapi jantan baru, menciptakan reputasi di sekitar makanan yang mirip dengan kelezatan.

4. Balut, Filipina

Dilansir dari Liputan6.com, balut adalah makanan yang berbahan dasar dari telur bebek yang sudah memiliki embrio lalu direbus dan dikonsumsi sebagai jajanan. Makanan ini populer di Filipina, China, Vietnam, dan berbagai negara lain di Asia Tenggara.

Balut, makanan yang berasal dari telur berisi embrio bebek. Foto: Repro Instagram @crownnations

 

Dilansir dari CNN Indonesia, balut biasanya disajikan dengan bubuhan garam, sambal dan cuka. Biasanya dimakan dengan cara dipecahkan pucuk telor, sesap cairannya, lalu santap daging bayi bebeknya.

Baca Juga: Modal Tak Sampai Rp 10 Ribuan, Berikut Ide Bisnis Kuliner untuk Jualan

Mungkin bagi sebagian orang, makanan di atas terkesan menjijikan tapi ini adalah makanan khas dan favorit di negara tersebut. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Haerani Hambali