Manajemen Pertamina Tinjau AFT Hasanuddin, Pastikan Pasokan Avtur Andal untuk Indonesia Timur

Erni Yanti

Reporter

Jumat, 04 September 2026  /  4:37 pm

Jajaran manajemen dan pekerja Pertamina melakukan peninjauan fasilitas serta proses pengendalian kualitas avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, Makassar, Kamis (3/9/2026). Foto: Ist.

MAKASSAR, TELISIK.ID - Manajemen Pertamina melakukan peninjauan langsung ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, Makassar, untuk memastikan kesiapan fasilitas dan keandalan pasokan avtur yang mendukung operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Peninjauan dilakukan melalui kegiatan Management Walk Through (MWT) pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam memastikan sarana dan fasilitas operasional avtur tetap andal, aman, serta memenuhi standar kualitas.

Dalam kunjungannya, jajaran manajemen melakukan diskusi dan melihat langsung area operasional AFT Hasanuddin, termasuk sarana pendukung dan proses quality control (QC).

Peninjauan juga dilakukan untuk melihat kesiapan aset sekaligus mengidentifikasi sejumlah hal yang masih dapat diperkuat guna menjaga keandalan layanan avtur.

Kegiatan dihadiri jajaran manajemen PT Pertamina (Persero), Subholding Downstream, serta fungsi Asset Management dan Procurement. Di antaranya Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero), M. Erry Sugiharto; dan Direktur Penunjang Bisnis Subholding Downstream, Putut Andriatno.

Baca Juga: Uang Tersedia, Bupati Muna Gas Perbaikan Jalan

Erry Sugiharto mengatakan, peninjauan langsung diperlukan untuk memastikan aset dan fasilitas yang mendukung operasional avtur dikelola secara optimal.

“Kami ingin memastikan fasilitas dan aset yang mendukung operasional avtur memiliki keandalan yang baik dan dikelola dengan standar yang konsisten. Peninjauan langsung juga menjadi kesempatan untuk melihat kebutuhan di lapangan, memberikan arahan, sekaligus memastikan ruang perbaikan dapat segera ditindaklanjuti dengan baik,” ujar Erry.

Ia menegaskan, keandalan fasilitas harus berjalan seiring dengan penerapan keselamatan dan kualitas dalam setiap proses operasional.

“Keselamatan dan kualitas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keandalan operasional. Karena itu, pengelolaan aset, kesiapan fasilitas, dan kompetensi personel perlu terus diperkuat agar pelayanan kepada pelanggan dapat berlangsung secara aman dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan, mengatakan kunjungan manajemen menjadi motivasi bagi tim AFT Hasanuddin untuk terus menjaga kesiapan operasional.

“Kunjungan dan arahan dari manajemen menjadi motivasi bagi kami untuk terus memastikan seluruh sarana, fasilitas, dan proses operasional berada dalam kondisi yang andal. Setiap masukan yang diberikan akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan kinerja AFT Hasanuddin,” kata Andreas.

Menurutnya, keandalan layanan avtur tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk, tetapi juga mencakup kesiapan fasilitas, kualitas, proses operasional, hingga kompetensi personel.

“Bagi kami, keandalan pasokan avtur dan keselamatan operasional merupakan prioritas. Seluruh proses, mulai dari penerimaan, penyimpanan, pengendalian kualitas, hingga pelayanan kepada pelanggan, terus kami jalankan sesuai standar dan prosedur yang berlaku,” ujarnya.

AFT Hasanuddin memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan avtur bagi penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Bandara tersebut menjadi salah satu simpul utama konektivitas udara di kawasan Indonesia Timur.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Sadis EZ di Wakatobi, 42 Adegan Diperagakan

Keandalan pelayanan avtur turut berperan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta konektivitas antardaerah di kawasan tersebut.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan perhatian manajemen terhadap AFT Hasanuddin merupakan bagian dari upaya memastikan layanan energi bagi sektor penerbangan tetap berjalan optimal.

“Bagi pelanggan, keandalan pasokan avtur menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan. Karena itu, Pertamina terus memastikan kesiapan fasilitas, kualitas produk, keselamatan, dan proses pelayanan berjalan secara konsisten agar kebutuhan pelanggan dapat dilayani secara optimal,” ujar Lilik.

Ia menambahkan, berbagai arahan dan masukan yang diperoleh dalam kegiatan MWT akan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas fungsi dan evaluasi secara berkelanjutan.

“Dengan kesiapan fasilitas dan operasional yang terus diperkuat, kami berkomitmen menjaga layanan avtur yang aman dan andal untuk mendukung konektivitas masyarakat di Indonesia Timur,” pungkasnya. (D-Adv)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS