Miris, Rumah Mewah Rafael Alun hanya Bayar Pajak Rp 300 Ribu

Nur Khumairah Sholeha Hasan

reporter

Sabtu, 04 Maret 2023  /  10:56 am

Mantan pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun, memiliki sebuah rumah mewah di Manado, Sulawesi Utara. Ia hanya membayar Rp 300 ribu untuk pajak rumah mewahnya tersebut. Foto: Repro Kolase

JAKARTA, TELISIK.ID - Semenjak kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya, Mario Dandy Satrio mencuat ke publik, kini harta Rafael Alun dikulik mulai dari kendaraan pribadi hingg aset lainnya.

Dikutip dari Kliktimes.com, mantan pejabat Ditjen Pajak ini ternyata memiliki rumah mewah di Kelurahan Kleak, Lingkungan 5, Manado, Sulawesi Utara. Rumah mewah itu tercatat atas nama istrinya yakni Ernie Meyke Torondek, diperkirakan bernilai miliaran rupiah.

Menariknya, rumah mewah bercat putih tersebut diketahui hanya membayar pajak bumi bangunan (PBB) sebesar Rp 300 ribu per tahun. Berdasarkan keterangan, Lurah Kelurahan Kleak Donvito Fourzany, hal itu disebabkan belum diadakannya pergantian nama antara pemilik lama dan baru.

"Akibatnya pemilik baru membayar dengan nilai sesuai ukuran rumah lama," katanya seperti dikutip dari Msn.com.

Menurut taksirannya, nilai pajak rumah itu lebih tinggi dari Rp 300 ribu. Namun, ia enggan membeber jumlah semestinya. Ia mengatakan jika jumlahnya harus ada taksiran dari Bapenda.

Baca Juga: Intip Pola Penyamaran Harta Kekayaan Eks Pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun

Deasy Siwu, Ketua lingkungan V menuturkan, mestinya pemilik baru langsung melapor saat pembelian rumah tersebut ke Bapenda agar ada penyesuaian nilai pajak. Ia menuturkan, rumah tersebut tercatat atas nama Ernie Torondek (istri Rafael). Sedang pemilik lama bernama Rasid.

Ia mengatakan, keluarga Rafael membeli rumah tersebut pada tahun 2009 dan proses perombakan baru selesai sekitar tahun 2011.

Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Mario Dandy, Susun Rencana Penganiayaan Sadis hingga Perselingkuhan

"Seingat saya rumah penghuni sebelumnya juga besar tapi tak semewah saat ini," katanya.

Ia menuturkan, rumah itu hanya dijaga oleh dua orang yang berasal dari Jawa. Ernie sendiri jarang berada di sana. Seorang saudara Ernie pernah menginap di sana.

"Sepengetahuan saya hanya sekali Ernie datang yakni saat naik rumah baru," bebernya. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS