Misteri Pembunuhan Berantai Dukun Slamet, Berawal Gandakan Uang hingga Penemuan 12 Jenazah

Ibnu Sina Ali Hakim

Reporter

Selasa, 04 April 2023  /  9:15 pm

Tohari atau Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah menjadi sorotan publik. Foto: detikcom

BANJARNEGARA, TELISIK.ID - Tohari atau Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah menjadi sorotan publik.

Pengungkapan kasus itu bermula dari laporan keluarga Paryanto warga Sukabumi Jawa Barat. Anak Paryanto melapor di Polres Banjarnegara pada 27 Maret 2023. Jika pada Juli mereka bertemu dengan Tohari. Pertemuan itu terjadi di rumah Tohari.

Ketika pertemuan tersebut diduga keduanya membicarakan penggandaan uang dalam satu ruang di rumah Tohari. Sementara anak Paryanto menunggu di luar.

Baca Juga: 4 Fakta Baru Pembunuhan Berantai Wowon Cs, 11 TKW jadi Korban hingga Siap Dihukum Mati

"Lantas diketahui pertemuan mereka berdua yaitu untuk ikut penggandaan uang," ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Iqbal Alqudusy dilansir dari Tempo.co.

Kemudian pada 20 Maret 2023, Paryanto kembali menyambangi rumah Tohari. Kali ini dia datang sendiri mengendarai mobil merek Wuling warna hitam. 

Selang tiga hari kemudian Paryanto menghubungi keluarganya melalui pesan singkat Whastapp. Dia mengirim titik lokasi rumah Tohari alias Slamet berdasarkan Google Map kepada keluarganya.  

Baca Juga: Fakta-fakta Terbaru Wowon Cs, Pembunuhan Berantai Bukan Diracun Atau Ditikam

Namun, setelah itu keluarga tak bisa menghubungi Paryanto kembali. "Sejak saat itu, Kamis 24 Maret 2023 korban sudah tidak bisa dihubungi dan keluarga tidak mengetahui keberadaan korban," kata Iqbal.

Kemudian pada Ahad, 2 April 2023, sekitar pukul 06.47 ditemukan mayat yang dikubur di jalan setapak menuju hutan Desa Balun Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara. Di tas yang melekat di mayat tersebut juga ditemukan KTP korban sesuai dengan laporan orang hilang sebelumnya.

Selama proses penyelidikan ditemukan 12 jenazah yang menjadi korban Slamet. Penemuan dua jenazah di antaranya sudah terpendam selama enam bulan.

"Ada yang tinggal tengkorak saja," papar Iqbal dilansir dari Tribunnews.com. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS