4 Fakta Baru Pembunuhan Berantai Wowon Cs, 11 TKW jadi Korban hingga Siap Dihukum Mati

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Senin, 06 Februari 2023
0 dilihat
4 Fakta Baru Pembunuhan Berantai Wowon Cs, 11 TKW jadi Korban hingga Siap Dihukum Mati
Tersangka otak pembunuhan berantai di Bekasi, Cianjur dan Garut Wowon Erawan. Foto: Repro Beritasatu

" Total ada 11 Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang menjadi korban penipuan Wowon cs "

BEKASI, TELISIK.ID - Sejumlah fakta baru  kasus pembunuhan berantai oleh tiga tersangka Wowon Erawan alias Dukun Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Solehudin mulai terkuak.

Terungkapnya pembunuhan berantai itu bermula ketika satu keluarga ditemukan tewas tergeletak di sebuah rumah kontrakan di Bantar Gebang, Kota Bekasi, 12 Januari 2023.

Mereka yang meninggal dunia ialah mantan istri Wowon, Ai Maimunah serta anaknya, Ridwan Abdul Muiz dan Riswandi. Sementara dua korban lainnya Dede Solehudin (pelaku) dan Neng Ayu yang masih berusia lima tahun bisa diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit.

Berikut Telisik.id merangkum 4 fakta terbaru pembunuhan Wowon Cs dilansir dari berbagai sumber.

1. 11 orang TKW jadi korban penipuan

Total ada 11 Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang menjadi korban penipuan Wowon cs. Kemudian, terungkap peran Yeni, istri tersangka Dede Solehudin yang diduga mengajak TKW untuk menggandakan uang.

Tak hanya itu, ternyata Yeni sempat hendak dibunuh sebanyak dua kali oleh Wowon cs. Adapun identitas 11 TKW tersebut yakni, Aslem, Hanna, Entin, Hamidah, Evi, Yanti, Nene, Sulastini, Yeni Nursaada, Siti Fatimah dan Farida.

Dari jumlah tersebut, dua di antaranya meninggal dunia, yakni Siti Fatimah dan Farida. Kemudian, dua orang lainnya belum diketahui keberadaannya hingga kini.

Sementara tujuh orang lainnya dikabarkan masih hidup dengan rincian lima orang berada di luar negeri, sedangkan dua orang di Jakarta.

Baca Juga: Fakta-fakta Terbaru Wowon Cs, Pembunuhan Berantai Bukan Diracun Atau Ditikam

"Yang masih berada di luar negeri, Evi Lusiana diduga di Dubai asal Bandung, Yeni Nursa'adah diduga berada di Mesir asal Cianjur, Hamidah Nursilah diduga berada di Riyadh asal Cianjur," ungkap Kepala BP2MI Benny Rhamdhani, dilansir dari Tribunnews.com.

"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Metro Jaya, ini ada 5 nama yang masih ada di luar negeri. Tapi karena keberangkatannya unprosedural, itu yang sulit kita lacak," tambah Benny.

2. Bunuh anaknya demi kesuksesan

Anak kandung Wowon Erawan alias Bayu yang berumur 2 tahun turut menjadi korban pembunuhan berantai tiga bulan lalu. Jasad Bayu pun dikubur dalam lubang di rumah Wowon di Cianjur, Jawa Barat.

Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Bayu (2) menjadi target pembunuhan untuk memberikan kesuksesan tersangka.

"Mengapa anak-anak menjadi bagian korban? Dari hasil pemeriksaan pengakuannya adalah untuk memberikan kesuksesan yang lebih lagi," kata Trunoyudo dilansir dari Kompas.com.

3. Mantan istri dibunuh tanpa alasan

Melansir Idntimes.com, terbiasa membunuh orang dengan mulus, Wowon pun turut menghabisi nyawa Halimah, mantan istrinya, tanpa alasan. Bahkan, ia tidak mengetahui kapan Halimah dibunuh Duloh atas perintahnya.

Baca Juga: Pembunuhan Berantai di Cianjur, Sadisnya Wowon Cs Istri dan Anak Sendiri Dibunuh

“Iya begitu aja, Pak. Pengennya aku lakukan begitu (bunuh) aja,” kata Duloh.

Wowon mengaku memiliki lima mantan istri, mereka adalah Wiwin (almarhum), Dedeh, Heni, Halimah (almarhum) dan Ai Maimunah (almarhum).

“Dari Ai Maimunah lari ke Iis Suryati yang sekarang,” kata Wowon.

4. Wowon siap dihukum mati

Setelah menghabisi sembilan nyawa, Wowon mengaku menyesal dan bertaubat. Ia pun siap dihukum mati sebagai ganjaran pembunuhan berantai ini.

“Ya sekarang aku mau minta maaf sama keluarga. Ya saya sudah menjalankan, mengorbankan anak-anaknya. Yang korban juga, saya minta maaf atas kekhilafan saya. Saya mau diapain juga saya siap. Iya saya siap (dihukum mati),” kata Wowon. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga