Pemda Buton Evaluasi Penanganan COVID-19, Siapkan Tempat Isolasi di Tiap Desa

Iradat Kurniawan

Reporter Buton

Minggu, 04 Juli 2021  /  9:04 am

Karena kapasitas RSUD Kabupaten Buton terbatas, Pemda menyiapkan tempat isolasi bagian pasien COVID-19 di setiap desa. Foto: Ist.

BUTON, TELISIK.ID - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buton, per 1 Juli 2021 kasus positif COVID-19  mengalami peningkatan dengan 22 kasus terkonfirmasi.

Kepala Bidang Bina Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Wa Ode Kiana Fardiah mengatakan, dari 7 kecamatan di wilayah Kabupaten Buton, ibu kota Pasarwajo saat ini zona merah dengan 17 kasus positif.

"Kecamatan Siotapina, Lasalimu, dan Lasalimu Selatan masuk zona kuning. Kecamatan Lasalimu Selatan ada 3 kasus terkonfirmasi positif, Lasalimu dan Siotapina masing-masing 1 kasus terkonfirmasi positif. Kemudian Kecamatan Wabula, Wolowa dan Kapontori termasuk zona hijau karena nol kasus," ujar Waode Kiana Fardiah dalam rapat evaluasi Satgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Buton, Sabtu (3/7/2021).

Pembahasan dalam rapat evaluasi tersebut dititikberatkan pada kondisi terkini penanggulangan pandemi COVID-19 di beberapa kecamatan di Kabupaten Buton.

Selain itu, evaluasi pelaksanaan penanganan COVID-19 periode Juni 2021, perencanaan penanganan COVID-19 periode Juli 2021 turut dibahas.

Baca juga: Dua Warga Meninggal Karena COVID-19, Muna Tetap Zona Hijau

Baca juga: Persyaratan Administrasi Perubahan Nama RS Raha Sudah Lengkap

Sementara itu mewakili Bupati Buton, Sekretaris Daerah La Ode Zilfar Djafar mengungkapkan 6 poin yang menjadi rekomendasi dalam rapat evaluasi itu.

"Terus sukseskan pelaksanaan vaksinasi untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, diikuti dengan evaluasi dan sosialisasi secara masif, guna meningkatkan persentase vaksinasi kepada masyarakat maupun pelayan publik," kata Sekda La Ode Zilfar Djafar.

Koordinasi harus terus dimaksimalkan antara pihak Dinkes, RSUD dan Puskesmas untuk menyikapi terbatasnya tenaga kesehatan, penajaman materi sosialisasi, khususnya dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap prokes dan info yang menjadi bahan sosialisasi untuk diseragamkan dan dikeluarkan oleh Dinkes atau Satgas COVID-19.

Selain itu, memaksimalkan PPKM Mikro dengan melibatkan semua unsur terkait, menyiapkan tempat isolasi di tiap desa/ kelurahan, Rumah Susun di Kompleks Perkantoran Takawa dipersiapkan sebagai tempat isolasi terpusat untuk mengantisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang tidak mampu dirawat di RSUD Kabupaten Buton.

Pelaksanaan Salat Idul Adha dan pemotongan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha akan dibahas secepatnya, untuk mengantisipasi peningkatan kasus COVID-19. (B)

Reporter: Iradat Kurniawan

Editor: Haerani Hambali