Penny Williams: Duta Besar Australia Perempuan Pertama

Haidir Muhari

Reporter

Sabtu, 24 April 2021  /  9:10 am

Penny Williams, Dubes perempuan pertama Australia untuk Indonesia. Foto: Repro Wikipedia.org.

JAKARTA, TELISIK.ID - Penny Williams menjadi duta besar Australia perempuan pertama untuk Indonesia.

Perempuan kelahiran Wunyard, Tasmania, 22 Januari 1964 ditunjuk menjadi duta besar menggantikan Gary Quinlan, yang menjabat sejak Februari 2018. Selama ini duta besar Australia untuk Indonesia selalu laki-laki.

Williams diangkat sebagai duta besar sejak April 2021. Alumni Australian National University itu sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar Global Australia untuk Perempuan dan Anak.

Dilansir dari Suara.com jaringan Telisik.id, Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne, resmi menunjuk Williams pada Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Dedikasi Tak Terbatas Pengajar Anak Berkebutuhan Khusus

"Hari ini saya mengumumkan penunjukan Ibu Penny Williams PSM sebagai Duta Besar Australia untuk Indonesia," terang Payne dalam keterangan tertulisnya.

Beberapa pertimbangan pengangkatan Williams sebagai duta besar adalah kefasihannya dalam berbahasa Indonesia. Selain itu kecakapan Williams dalam kajian keindonesiaan.

"Ibu Penny fasih berbahasa Indonesia dan memiliki gelar Bachelor of Asian Studies (Honours) dengan fokus pada Indonesia dan Magister Antropologi Terapan dan Pembangunan Partisipatif."

Dilansir dari Wikipedia.org, beberapa program Williams saat menjabat sebagai duta besar untuk perempuan dan anak itu konsen pada pemberdayaan perempuan. Program itu antara lain mengampanyekan untuk memberdayakan perempuan, mengakhiri kekerasan dalam rumah tangga, serta meningkatkan representasi perempuan dalam kepemimpinan global.  

Baca juga: Ki Bagus Hadikusuma, Pejuang Islam Pemberani Asal Yogyakarta

Williams memang sangat konsen terhadap pemberdayaan perempuan. Beberapa kali ia menjadi pembicara di depan umum dan media untuk mengemukakan pemikirannya perihal perempuan dan masalahnya.

Pada tahun 2015, Williams dianugerahi medali Layanan Publik atas perannya yang luar biasa sebagai Duta Besar Global untuk Perempuan. Pertama kali diangkat menjadi duta besar saat ditunjuk sebagai Komisaris Tinggi untuk Malaysia dari 2007 hingga 2010.

Ibu dari empat orang anak itu sebelumnya memang telah beberapa kali bertandang ke Indonesia. Semasa SMA, tepatnya tahun 1981-1982, Williams sempat mengikuti pertukaran siswa di Perkumpulan Sekolah Kristen Djakarta SMA No 1, Salemba, Jakarta Pusat.

Kiprah Penny Williams, setidaknya telah menambah deret motivasi. Sesiapapun, baik laki-laki maupun perempuan berhak maju dan melaju.

Perempuan juga adalah sama makhluk Tuhan yang bisa memberikan terobosan positif. Pun berkontribusi untuk peradaban. (C)

Reporter: Haidir Muhari

Editor: Haerani Hambali

TOPICS