Penumpang di Pelabuhan Amolengo-Labuan Menurun

Musdar

Reporter

Rabu, 28 April 2021  /  4:12 pm

Kondisi penumpang di pelabuhan Amolengo-Labuan masih sepi. Foto: Musdar/Telisik

KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - 16 Ramadan, penumpang feri lintas Amolengo-Labuan mengalami penurunan hingga 15 persen.

Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Amolengo-Labuan, Armin Malaka mengatakan, penurunan sudah berlangsung hampir sepekan ini.

"Adami lima hari," kata Armin Malaka, Rabu (28/4/2021).

Armin menuturkan, penumpang hanya padat trip pertama dan kedua. Sedangkan trip ketiga sampai trip kelima penumpang masih sepi.

Baca juga: Dana Desa Tahap I Diprioritaskan BLT dan Infrastruktur

Armin menduga situasi itu disebabkan karena lebaran masih terbilang cukup lama, masih dua pekan lagi.

Penumpang akan kembali meningkat diperkirakan saat mudik lebaran tiba. Apalagi mudik lebaran 2021 antar kota dalam provinsi diperbolehkan.

Dicontohkan, mudik lebaran 2021 sebelum adanya wabah COVID-19. Volume penumpang yang menghubungkan Kabupaten Konawe Selatan dan Buton Utara mengalami lonjakan.

Untuk mengatasi itu UPTD menambah jadwal operasional kapal feri.

Baca juga: Puncak Kahianga Jadi Tempat Ngabuburit Favorit Masyarakat Tomia

"Luar biasa, kapal break kalau mau makan sahur," tutur Armin.

Untuk mudik lebaran tahun ini, Armin belum bisa memastikan kapan lonjakan akan terjadi.

"Kalau itu (lonjakan penumpang) belum bisa kita jawab karena animo pengguna jasa susah untuk kita prediksi. Kalau memang ada paling H-10 mulai ada lonjakan," jelas Armin.

Diketahui, di pelabuhan Amolengo-Labuan ada dua unit feri yang dioperasikan yakni KMP Semumu milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) dan KMP Rajawali Nusantara milik PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

KMP Semumu dan KMP Rajawali Nusantara beroperasi lima trip dalam sehari yakni trip pertama berangkat pukul 08.00, kedua 10.00, ketiga 12.00, keempat 14.00 dan trip kelima, pukul 16.00 Wita. (B)

Reporter: Musdar

Editor: Haerani Hambali

TOPICS