Pesepakbola Muslim Ini Dicoret karena Tolak Larangan Puasa

Ibnu Sina Ali Hakim

Reporter

Selasa, 04 April 2023  /  10:39 am

Pemain Nantes Jaouen Hadjam dicoret dari tim karena tetap berpuasa di hari pertandingan. Pelatih Nantes Antoine Kombouare menjelaskan keputusannya. Foto: Repro Africatop

PARIS, TELISIK.ID - Pemain Nantes Jaouen Hadjam harus terima dicoret dari tim karena tetap berpuasa di hari pertandingan. Pelatih Nantes Antoine Kombouare menjelaskan keputusannya.

Jaouen Hadjam direkrut Nantes dari Paris FC pada Januari lalu dan sejauh ini sudah tampil 11 kali di semua ajang. Namun ia dicoret dari tim pada laga kontra Reims, karena memutuskan tetap berpuasa.

Keputusannya itu bertentangan dengan aturan Pelatih Antoine Kombouare. Kombouare meminta para pemain tak berpuasa di hari pertandingan karena ingin memainkan mereka hanya di kondisi terbaik

Kabarnya pemain-pemain Muslim lainnya di Nantes mau mengikuti aturan itu. Sementara Hadjam dilaporkan hanya bersedia tak berpuasa kalau harus menjalani pertandingan tandang alias di luar Nantes.

"Saya seorang pelatih, saya memberikan aturan. Sepanjang pekan, enggak ada masalah para pemain berpuasa," ujar Kombouare dikutip dari Metro.

Baca Juga: Timnas Perancis Larang Pemain Muslim Puasa

"Saya siap untuk membantu dan mendukung mereka kalau diperlukan. Kami tahu itu bukan masa yang mudah. Tapi di hari pertandingan, Anda enggak boleh puasa, dan mereka yang berpuasa tak masuk skuad. Saya tak mau mereka cedera."

"Itu adalah pilihan dia dan saya menghormatinya. Ini bukan hukuman, tapi saya punya cara kerja," ujarnya.

Selain itu dilansir dari Goal.com, suporter pada laga Paris Saint-Germain kontra Lyon membentangkan spanduk yang mengecam kebijakan FFF.

Suporter di tribune Parc des Princes menyuarakan rasa kecewa mereka terhadap kebijakan dari FFF, atau federasi sepakbola Prancis.

Baca Juga: Fakta Menarik Kekalahan MU vs Newcastle di Liga Inggris

FFF beberapa hari lalu mengirimkan surat elektronik yang melarang wasit untuk melakukan interupsi pada pertandingan untuk pemain berbuka puasa.

Umat Islam di seluruh dunia sedang menjalani puasa di Bulan Ramadan, tak terkecuali pesepakbola. Makanya, kadang ada momen waktu berbuka terjadi saat laga sedang dimainkan.

Kebijakan FFF yang seakan melarang pemain berbuka puasa selama pertandingan menuai protes keras dari kalangan ultras yang hadir pada laga Paris Saint-Germain menjamu Lyon. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS