Peserta Vaksinasi Fisip UHO Membludak, Panitia Sempat Kewalahan

Andi Irna Fitriani

Reporter

Senin, 13 September 2021  /  8:11 pm

Suasana vaksinasi di Fisip UHO Kendari. Foto: Andi Irna Fitriani/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Peserta pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang digelar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Universitas Halu Oleo (UHO), membludak, Senin (13/9/2021).

Membludaknya peserta vaksinasi itu sempat menimbulkan kerumunan dan abaikan protokol kesehatan.

Antusias peserta untuk divaksin sudah terlihat sejak pagi hari. Hingga tampak terjadi kerumunan peserta vaksinasi COVID-19 di depan pintu masuk.

Panitia kewalahan mengatur peserta vaksinasi yang didominasi oleh mahasiswa baru (Maba). Akibatnya, peserta yang sedang antri berkerumun tanpa jaga jarak meskipun mereka menggunakan masker.

Salah seorang peserta vaksin, Linda mengungkapkan, ada kekhawatiran dengan kerumunan tersebut tapi tetap harus mengantri.

“Sebenarnya takut sih, tapi mau tidak mau harus mengantri karena kalau menjauh lagi dari sini pasti lama baru bisa masuk vaksin," kata Linda.

Baca juga: Ketua Bawaslu RI Buka Sekolah Kader Pengawas Partisipatif di Kendari

Baca juga: Efek Daring, Banyak Murid Kelas 3 SD di Kendari Belum Pintar Membaca

Kerumunan dapat diurai setelah ketua panitia kegiatan vaksinasi bersama petugas, dengan tegas meminta peserta vaksinasi COVID-19 untuk menjaga jarak selama dalam antrian.

Senada dengan itu, peserta lain Wa Ode mengaku, baru pertama kali akan melakukan vaksinasi dan merasa gugup, tapi ia tetap memberanikan diri.

"Ini pertama kalinya saya vaksin, sebenarnya saya merasa gugup soalnya saya takut sama jarum suntik, tapi saya beranikan diri karena teman-temanku yang lain sudah vaksin jadi saya juga harus vaksin," ucap Wa Ode.

Ketua panitia pelaksana, Adrian Tawai mengatakan, vaksinasi dikhususkan untuk civitas akademika Fisip yakni mahasiswa, dosen, dan staf fakultas.

"Saya berharap setelah ini kita semua sehat, terus keinginan dari mahasiswa juga bisa terlaksana. Intinya yang sudah lama merindukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa terlaksana dengan baik," harap Adrian.

Untuk diketahui, kegiatan vaksinasi berlangsung selama dua hari dengan target 800 dosis. (A)

Reporter: Andi Irna Fitriani

Editor: Fitrah Nugraha