Puluhan Warga Kolaka Utara Berebut Elpiji Melon dalam Operasi Pasar, PNS Dilarang Beli

Muh. Risal H

Reporter Kolaka Utara

Jumat, 27 Oktober 2023  /  7:06 pm

Potret warga dari berbagai desa di Kecamatan Lasusua saat berebut elpiji 3 Kg pada operasi pasar. Foto: Muh Risal H/Telisik

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Puluhan warga dari berbagai desa/kelurahan di Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara berebut gas elpiji 3 kilogram (Kg), saat operasi pasar khusus gas melong di depan Aula Kantor Camat Lasusua.

Pantauan Telisik.id, puluhan warga telah menunggu elpiji murah ini dibongkar sejak pukul 13.00 Wita. Sebagian warga berdatangan dengan menenteng satu tabung gas kosong, ada juga membawa hingga empat tabung kosong.

Staf Bidang Analisis Perdagangan, Dinas Perdagangan (Disdag) Kolaka Utara, Afad menuturkan, operasi pasar digelar di 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara untuk mengantisipasi kelangkaan dan naiknya harga di tingkat pengecer.

Baca Juga: Minim Peralatan, DPRD Kolaka Utara Ragu Pengaspalan Ruas Jalan Lelewawo-Porehu Kelar Tepat Waktu

"Iya, operasi pasar khusus elpiji 3 Kg untuk antisipasi kelangkaan," terangnya, Jumat (27/10/2023).

Kata dia, operasi pasar yang digelar Disdag bekerja sama dengan pihak Pertamina menyiapkan 1.120 elpiji subsidi dengan harga ecer tertinggi (HET) Rp 23.000 tiap tabung.

"Bongkarnya khusus di Kecamatan Lasusua, hari ini kita bongkar 560 elpiji, besok rencananya kita bongkar lagi di Desa Ponggiha dengan jumlah dan harga sama hari ini," urainya.

Masyarakat Kolaka Utara, khususnya domisili di wilayah Kecamatan Lasusua yang berminat, bisa membeli dengan syarat membawa foto copy kartu tanda penduduk (KTP).

"Syaratnya warga miskin. Datang dengan bawa KTP. PNS tidak boleh membeli," tukasnya.

Meski demikian, salah satu warga Kelurahan Lasusua, Aini yang ikut antrean mengatakan, jika elpiji 3 Kg di Kecamatan Lasusua belakangan ini sudah tidak langka lagi. Hanya saja, masih ada pengecer yang menjual di atas harga HET.

"Beberapa waktu lalu, langkah sekali harganya juga ada Rp 28.000 sampai Rp 35.000. Sekarang sudah mulai normal," ujarnya.

Baca Juga: Sejumlah Jalan di Kolaka Utara Segera Dibenahi Pakai Dana Inpres 2024 hingga Ratusan Miliar

Saking langkannya, ia sempat mencari elpiji 3 Kg tersebut keluar di daerah Kolaka.

"Dua Minggu lalu saat langka, saya cari ke pengecer sampai ke Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka," tukasnya.

Khusus di Kecamatan Ngapa, tepatnya seputar Lapai, elpiji 3 kyg tidak langka. Sebagian pengecer juga telah menjual seharga Rp 28.000 dari sebelumnya Rp 35.000 per tabung. (B)

Penulis: Muh Risal H

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS