Robot Bola Guling LEV-2 Rekam Wahana SLIM Jepang yang Mendarat Terbalik di Bulan
Content Creator
Sabtu, 13 Juni 2026 / 7:54 pm
Robot bola LEV-2 berhasil merekam gambar wahana antariksa Jepang Smart Lander for Investigating Moon (SLIM) yang mendarat terbalik. Foto: Repro Kompas
TOKYO, TELISIK.ID - Sebuah robot bola mungil berbentuk sphere yang mampu berguling di permukaan Bulan berhasil merekam gambar dramatis wahana antariksa Jepang, Smart Lander for Investigating Moon (SLIM), yang mendarat dalam posisi terbalik.
Robot tersebut, bernama Lunar Excursion Vehicle 2 (LEV-2) atau SORA-Q, menjadi sorotan dunia karena misi bersejarahnya meski wahana induknya mengalami kendala.
Pada Januari 2024, wahana SLIM milik Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA) berhasil melakukan pendaratan lunak di Bulan, menjadikan Jepang negara kelima yang mencapai prestasi tersebut.
Namun, pendaratan tidak berjalan sempurna. SLIM mendarat dengan posisi terbalik akibat kegagalan salah satu mesin pendorong saat fase akhir descent, sekitar 50 meter di atas permukaan.
Panel surya wahana menghadap ke arah yang salah, menyebabkan pasokan listrik terbatas dan komunikasi sempat terputus, dilansir dari livescience.com, Sabtu (13/6/2026).
Baca Juga: Amerika Kembali Gempur Iran, Teheran Ultimatum Tembak Semua Kapal Lewat Selat Hormuz
Di sinilah peran LEV-2 menjadi krusial. Robot seukuran bola tenis ini dilepaskan dari SLIM sebelum pendaratan dan langsung berguling serta bertransformasi di regolit Bulan.
Dengan desain inovatif yang terinspirasi dari mainan anak-anak, LEV-2 dapat bergerak dengan mode "crawl" menggunakan roda logam kecil atau berguling seperti bola.
Selama sekitar 100 menit operasinya, robot ini mengambil foto-foto penting termasuk gambar SLIM yang terbalik, yang kemudian dikirimkan kembali ke Bumi.
Meski SLIM sempat "mati" karena suhu ekstrem, wahana tersebut sempat bangkit kembali berkat pencahayaan matahari yang lebih baik beberapa hari kemudian dan tetap menyelesaikan sebagian misi ilmiahnya.
Baca Juga: 10 Negara Paling Gampang Emosi di Dunia 2026, Berikut Daftarnya
Melansir dari space.com, Sabtu (13/6/2026), LEV-2 dikembangkan dengan teknologi ringan dan hemat energi, termasuk kamera dari Sony Group.
Keberhasilannya membuktikan bahwa rover mungil berbiaya rendah dapat memberikan kontribusi signifikan dalam eksplorasi luar angkasa.
Robot ini juga sempat beroperasi bersama LEV-1, rover yang bergerak dengan cara melompat-lompat.
Misi SLIM dan LEV-2 menjadi tonggak penting bagi program eksplorasi Bulan Jepang, terutama menjelang rencana misi-misi berawak di masa depan.
JAXA menyatakan bahwa data dan gambar dari LEV-2 terus dianalisis untuk perbaikan desain pendarat di misi mendatang. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS