Sebaran COVID-19 Sudah Mendatar di Jatim, Kampanye Bermasker Dikuatkan

Try Wahyudi Ary Setyawan

Reporter Surabaya

Selasa, 15 September 2020  /  9:38 pm

Sekda Pemprov Jatim, Heru Tjahjono. Foto: Ist.

SURABAYA, TELISIK.ID - Ahli Epidemiologi Universitas Airlangga, Windu Purnomo mengatakan, Jawa Timur (Jatim) dalam kurva kasus penambahan harian penyebaran COVID-19 dinilai sudah mendatar. Kendati demikian, posisi tersebut dinilai masih belum sepenuhnya membaik.

Dirinya pun menyambut baik disahkannya Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum) di Jatim dilengkapi dengan pemberian sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan.

“Itu yang harus dilakukan terus. Artinya bahwa Jatim harus memperketat terus penanganan COVID-19. Karena Jatim belum aman, tapi tidak memburuk secara umum,” jelasnya, Selasa (15/9/2020)

Sementara itu, Sekda Pemprov Jatim, Heru Tjahjono mengatakan, untuk menekan laju penyebaran COVID-19 di Jatim, Gubernur Khofifah Indar Parawansa beserta jajaran terus menggelorakan pentingnya pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak yang aman kepada seluruh masyarakat.

Baca juga: Enam ABK Tujuan Wakatobi Hanyut Akibat Kapal Terbakar

Bahkan dalam setiap rapat di manapun berada, Gubernur Jatim selalu mem-briefing pencegahannya selama 5-10 menit.

“Setiap minggunya Bu Gubernur turun ke daerah-daerah untuk menyosialisasikan pentingnya disiplin protokol kesehatan. Terutama dalam menggunakan masker. Membagikan kaos dengan tulisan ajakan pakai masker,” jelasnya.

Menurut Heru, memakai masker sendiri dinilai wajib dipakai hingga pandemi COVID-19 dinyatakan berhenti. Tujuan utamanya adalah untuk mencegah penularan COVID-19.

"Pakai masker ini seperti pakai baju sama pentingnya untuk seluruh masyarakat," jelas mantan Bupati Tulungagung dua periode ini.

Reporter: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Kardin

TOPICS