SMAN 9 Kendari Komit Tingkatkan Kualitas Siswa Agar Mampu Berdaya Saing
Reporter
Jumat, 23 Januari 2026 / 10:58 am
Guru SMAN 9 Kendari optimis tingkatkan kualitas anak didiknya. Foto: Aldin/Telisik.
KENDARI, TELISIK.ID - SMAN 9 Kendari terus meningkatkan kualitas anak didiknya baik di bidang akademik maupun non-akademik agar mampu berdaya saing dan memperoleh berbagai prestasi baik di tingkat nasional, regional, bahkan kalau perlu sampai tingkat internasional.
Wakasek Humas SMAN 9 Kendari, Nurhaedah Abbas menjelaskan, target untuk semester depan akan lebih fokus meningkatkan kualitas akademik siswa-siswinya
Ia mengatakan, untuk beberapa tahun terakhir prestasi akademik masih ada sedikit yang berbeda di tahun-tahun sebelumnya, sementara non-akademik sudah bagus.
"Alhamdulillah, di Minggu pertama masuk sekolah, SMAN 9 Kendari menerima berbagai piala, di antaranya lomba LKBB dan Futsal. Anak-anak ikut lomba dan berhasil meraih juara, namun untuk akademik masih ada perbaikan, itu mungkin jadi poin utama yang harus kami tingkatkan," ungkap Nurhaedah Abbas, Kamis (22/1/2026).
Lebih lanjut, Nurhaedah juga menjelaskan, untuk peningkatan prestasi akademik di tahun 2026 ini, mungkin akan lebih intensif mengadakan pembimbingan persiapan lomba OSN.
Baca Juga: Fakultas Teknik UHO Perkuat Kerjasama Jepang, Ratusan Mahasiswa Ikuti Program Magang Internasional
Nurhaedah mengatakan, soal meningkatkan potensi anak, banyak guru hebat yang dimiliki SMAN 9 Kendari untuk dipakai demi kepentingan siswa dan daya saing sekolah.
"Sebenarnya ada banyak murid di sini yang berkualitas di berbagai bidang akademik, seperti karya tulis, bahkan kemarin ada siswa yang ikut event hingga lolos di tingkat pusat," ungkapnya.
Baca Juga: Siswi SMAN 2 Kendari Raih Juara I dan III Lomba Pidato Bahasa Daerah
Ia juga menegaskan untuk meningkatkan kualitas siswa dalam proses belajar, penggunaan digital sudah dilakukan namun bukan menjadi satu-satunya upaya untuk meningkatkan kualitas siswa, karena tidak semua bisa membawa atau memiliki laptop maupun HP. Perlu diperhatikan adalah penggunaan HP saat kegiatan pembelajaran itu perlu pengawasan yang ketat dari guru.
Guru pada umumnya ingin mengaplikasikan teknologi secara penuh di kelas, namun kembali lagi ke kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Utamanya penggunaan HP di kelas pengawasannya yang sangat perlu untuk diperhatikan.
"Kami juga butuh doa dari orang tua siswa dan kerja sama seluruh siswa dan guru, agar mampu merealisasikan niatan tulus kami dalam meningkatkan kualitas akademik siswa, agar mampu bersaing bahkan semoga dapat lebih unggul di bandingkan siswa-siswi sekolah lain," tutupnya. (C)
Penulis: Aldin
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS