SMKN 1 Kendari Siapkan Lulusan Siap Kerja, Kuliah hingga Berwirausaha
Reporter
Rabu, 01 Juli 2026 / 9:53 pm
Kepala SMK Negeri 1 Kendari, Rony, usai diwawancarai telisik.id, Rabu (1/7/2026). Foto: Erni Yanti/Telisik
KENDARI, TELISIK .ID - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kendari menegaskan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tidak menerapkan sistem zonasi.
Calon peserta didik dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar dengan seleksi yang mengutamakan prestasi akademik.
Kepala SMKN 1 Kendari, Rony, menjelaskan bahwa proses penerimaan siswa dilakukan berdasarkan nilai rapor, tes kemampuan akademik (TKA), serta prestasi yang dimiliki calon peserta didik.
Menurutnya, sistem tersebut memberikan peluang yang sama bagi siswa dari berbagai wilayah untuk memilih jurusan sesuai minat dan kemampuannya.
Baca Juga: Pemkot Kendari Perkuat Sinergi dengan BI dan BPS Usai Inflasi Juni 2026 Capai 1,50 Persen
SMKN 1 Kendari saat ini memiliki empat program keahlian, yakni Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Bisnis Digital, serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).
Dari seluruh program tersebut, jurusan MPLB dan AKL menjadi yang paling banyak diminati calon peserta didik, sedangkan Bisnis Digital masih menjadi program dengan jumlah pendaftar paling sedikit.
Padahal, menurut Rony, peluang kerja lulusan Bisnis Digital sangat besar. Banyak perusahaan di sektor ritel, perbankan hingga otomotif membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi pemasaran digital.
Permintaan industri untuk praktik kerja lapangan (PKL) bahkan mencapai hampir 200 orang, sementara jumlah siswa yang tersedia hanya sekitar seratus orang.
"Justru kebutuhan industri terhadap lulusan Bisnis Digital sangat tinggi. Orang tua dan calon siswa perlu memahami bahwa prospek kerjanya sangat luas," ujarnya.
Ia menambahkan, sekolah juga memberikan kesempatan bagi siswa yang ingin berpindah jurusan apabila masih memungkinkan dan kuota kelas masih tersedia. Kebijakan tersebut dilakukan agar siswa dapat belajar sesuai minat dan bakatnya.
Baca Juga: Peran Wali Kota Perkuat Dominasi Kendari Pertahankan Gelar Juara Umum Popda Sultra 2026
Meski jumlah pendaftar mengalami penurunan dibanding beberapa tahun sebelumnya, Rony menilai kondisi tersebut dipengaruhi bertambahnya jumlah sekolah negeri maupun swasta sehingga calon siswa kini memiliki lebih banyak pilihan.
Untuk meningkatkan daya saing, SMKN 1 Kendari akan memperkuat promosi melalui media sosial dengan menampilkan berbagai prestasi siswa, kegiatan ekstrakurikuler, kompetensi guru, hingga keberhasilan lulusan yang telah bekerja maupun berwirausaha.
"Kami ingin masyarakat semakin mengenal SMKN 1 Kendari sebagai sekolah yang menghasilkan lulusan siap bekerja, siap berwirausaha, dan tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," katanya.
Selain memperkuat promosi, pihak sekolah juga berkomitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, kompetensi guru, serta prestasi peserta didik di bidang akademik maupun nonakademik agar kualitas pendidikan di SMKN 1 Kendari terus berkembang dan mampu bersaing di tengah semakin banyaknya pilihan sekolah kejuruan. (C)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS