SMP Negeri 2 Kusambi Sekolah Pertama di Muna Barat Laksanakan Ujian Semester Online

Putri Wulandari

Reporter Muna Barat

Sabtu, 10 Juni 2023  /  3:22 pm

SMP Negeri 2 Kusambi, sekolah pertama di Muna Barat laksanakan ujian akhir semester berbasis online. Foto: Ist.

MUNA BARAT, TELISIK.ID - Canangkan sekolah berbasis digital, SMP Negeri 2 Kusambi menjadi sekolah pertama selenggarakan ujian semester berbasis online di Muna Barat.

Diketahui, SMP Negeri 2 Kusambi terletak di Desa Sidamangura, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat. Sekolah yang terletak di daerah yang minim akan jaringan internet, namun tak mengurungkan pihak sekolah untuk memanfaatkan kemajuan teknologi.

Kepala SMPN 2 Kusambi, Salim mengatakan, sekolahnya menjadi sekolah pertama yang melaksanakan ujian berbasis online di daerah tersebut dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, salah satunya penyelenggaraan ujian akhir bagi kelas IX yang disebut sebagai ujian sematif akhir jenjang dan pengumuman kelulusan siswa kelas IX.

Namun dikatakan, program itu tidak hanya diperuntukkan bagi kelas IX, tetapi juga kelas VII dan VIII yang disebut ujian akhir sematif akhir tahun.

"Tidak lagi menggunakan kertas seperti tahun lalu, saat ini kami terapkan berbasis digital," ungkapnya, Sabtu (10/6/2023).

Salim katakan, program ini cukup memudahkan dan mempercepat semua aktivitas di berbagai aspek pendidikan, baik bagi tenaga pendidik maupun siswa serta mampu mengikuti perkembangan zaman.

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Dikmudora Kendari Terapkan Pembelajaran Online 100 Persen

Program tersebut juga telah dilakukan uji coba saat pelaksanaan Ulangan Tengah Semester (UTS) kelas IX di Mei 2023 lalu, dan hasil dari uji coba itu baik dan sukses diselenggarakan, sehingga pihaknya terus menjalankan program ini.

Program ini mempunyai keunggulan agar kepala sekolah dapat melihat guru yang mumpuni di sekolah tersebut, begitu pula guru mudah memantau perkembangan kemampuan peserta didik.

Selain itu, mempermudah siswa dalam melaksanakan tahap ujian dan pengumuman kelulusan, siswa hanya perlu menyiapkan smartphone untuk mengakses soal ujian pada link yang telah diberikan pihak guru.

Program ini diwajibkan untuk tiap guru yang telah membuat soal dikirim ke google chrome, dan kemudian link tersebut dibagikan ke siswa, sehingga siswa tidak perlu membawa alat tulis saat ujian.

"Siswa hanya perlu membawa smartphone saja, siswa difasilitasi jaringan internet berupa wifi sekolah, serta laptop bagi yang tidak memiliki ponsel," pungkasnya.

Begitu pula dengan sistem pengumuman kelulusan, siswa hanya menggunakan ponsel pintarnya untuk mengecek kelulusan dengan memasukkan Nomor Induk Siswa (NIS) pada link yang telah dibuat melalui google studio.

Baca Juga: Tidak Miliki Lab Komputer, Peserta Seleksi PPPK Bombana Bakal Laksanakan Tes Online di Kolaka

Sementara itu, salah satu guru SMPN 2 Kusambi, La Ode Samura mengatakan, program yang telah dilaksanakan itu sangat bermanfaat, selain dapat memudahkan guru serta dapat mengefektifkan siswa dalam meningkatkan kemampuan.

"Peserta didik termotivasi untuk belajar karena tuntutan program tersebut," ungkapnya.

Hal itu dikarenakan dengan program ini, pada saat ujian soal yang diterima oleh siswa berbeda-beda, sehingga tidak terjadi kecurangan saat pelaksanaan ujian akhir semester. Program ini juga langsung menunjukkan skor yang didapatkan siswa setelah mengerjakan soal. (B)

Penulis: Putri Wulandari

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS