Takut Paparan Matahari? Boleh Jadi Gejala Heliophobia

Nurdian Pratiwi

Reporter

Jumat, 10 Juni 2022  /  8:51 am

Heliophobia merupakan rasa takut secara intens terhadap paparan sinar matahari. Foto: Repro Liputan6.com

KENDARI, TELISIK.ID - Seperti yang kita tahu, pada umumnya paparan sinar matahari mengandung Vitamin D yang dapat membantu menyehatkan tubuh serta membantu menjaga kesehatan mental saat kita berjemur di bawah sinarnya.

Namun di balik fakta tersebut, ternyata sinar matahari juga dapat menjadi hal yang sangat ditakuti bahkan bisa menjadi sebuah fobia bagi beberapa orang lho!

Mengutip dari Sehatq.com, gejala tersebut dikenal dengan nama Heliophobia. Heliophobia sendiri merupakan rasa takut luar biasa dan intens terhadap matahari. Dan orang dengan kondisi seperti ini terkadang juga takut akan cahaya dalam ruangan yang terlalu terang.

Sama seperti jenis fobia lain, heliophobia adalah sebuah gangguan kecemasan di mana, orang dengan kondisi ini akan melakukan berbagai cara agar bisa menghindar dari kegiatan di luar ruangan pada siang hari. Hal itu tentu akan sangat berpengaruh pada hidupnya.

Berikut beberapa gejala heliophobia:

* Merasa cemas berlebih saat berpikir harus berada di luar ruangan

* Detak jantung sangat cepat dan keringat berlebih

* Mengenakan pakaian berlapis-lapis

* Merasa marah ketika harus keluar ruangan di bawah sinar matahari

* Merasa mual

* Tekanan darah meningkat

* Tubuh gemetar

Baca Juga: Catat, 5 Rempah Ini Bisa Jadi Pengganti Gula untuk Masakan Anda

Heliophobia pada dasarnya merupakan kondisi yang ringan, namun jika tidak segera mendapatkan penanganan, penderita akan terus menghindari sinar matahari.

Pada beberapa kasus, heliophobia dapat menjadi salah satu pemicu berbagai masalah di kehidupan sehari-hari penderita.

Sehingga penderita tidak dapat menghindari paparan matahari selamanya, terutama jika terdapat pekerjaan yang mengharuskan penderita berada di luar ruangan saat siang hari.

Dilansir dari Alodokter.com, tidak hanya pada heliophobia, fobia apapun secara keseluruhan menunjukkan gejala yang bersamaan yakni perasaan takut berlebihan dan tidak beralasan, berdebar, berkeringat, lemas, dan pusing terhadap subyek yang ditakutinya itu.

Untuk itu, penanganannya pun kurang lebih sama dengan jenis fobia lain, yakni dengan teknik sebagai berikut:

Baca Juga: Bisa Dicoba, Ini 6 Penyedap Rasa Alami Pengganti MSG

* Exposure therapy/Desensitisasi

* Cognitive behavioral therapy

* Hipnoterapi

* Obat golongan antidepresan, betabloker

Yang mana semua penanganan ini hanya dapat diperoleh melalui psikiater. Sehingga disarankan bagi seseorang yang memang merasa terganggu dengan fobia tersebut, agar mengkonsultasikan dirinya ke psikiater.

Kemudian psikiater nanti akan memberikan obat untuk melegakan gejala sementara sambil memberikan terapi lain pada orang yang menderita heliophobia. (C)

Penulis: Nurdian Pratiwi

Editor: Haerani Hambali