Warga Keluhkan Prilaku Sopir Angkot yang Kerap Berhenti Mendadak

Ahmad Jaelani

Reporter

Senin, 05 Desember 2022  /  6:31 pm

Kendaraan angkot sedang menurunkan penumpang di depan UHO.Foto: Ahmad Jaelani/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Sering berhenti mendadak, kendaraan angkutan kota (angkot) menimbulkan keresahan bagi pengguna jalan khususnya pengguna roda dua di sekitaran Jln H E A Mokodompit depan Universitas Halu Oleo (UHO).

Angkot sendiri menjadi salah satu tranportasi yang sangat diminati oleh masyarakat Kota Kendari, dikarenakan tarif untuk setiap perjalanan sangat terjangakau untuk semua kalangan.

Hal ini menjadi motivasi bagi para sopir angkot untuk bekerja mencari penumpang. Terlepas dari semua itu, kerap kali terjadi perebutan penumpang mengakibatkan sopir angkot memacu mobilnya dengan cukup kencang.

Baca Juga: Saat Kaum Wanita Tergila-gila Piala Dunia 2022 Qatar

"Saya mau jemput adeku di fakultasnya tadi dengan motor, setelah pendakian depan Lorong Salangga hampir saya tabrak belakangnya mobil pete-pete (angkot), karena saya tidak tau mobil itu berhenti karena lampu sennya nda menyala, untung kita tidak jatuh mana saya bonceng adeku," ucap Indarwati (22), salah satu pengendara roda dua, Senin (5/12/2022).

Tidak dipungkiri lagi jika sopir angkot kerap kali berhenti secara mendadak, untuk menurunkan atau mengambil penumpang dengan tidak memperhatikan kendaraan atau pengguna jalan yang lain, diperparah lagi berhenti tidak menggunakan lampu senja.

Hal ini turut diungkapkan oleh salah satu ibu yang mempunyai warung di depan UHO. "Dari pagi sampai sore ini saja empat motormi yang hampir tabrak belakangnya mobil angkot ,untung saja mereka tidak jatuh kasian," ungkap Andi Rahma (50).

Sudah menjadi rahasia umum sebagian besar sopir angkot di Kota Kendari tidak mengindahkan keluhan masyarakat tersebut, perkara itu bisa terjadi karena belum adanya peraturan yang benar-benar mengikat untuk menertibkan kelakuan pengendara seperti itu.

Baca Juga: Sejumlah Perusahaan Merasa Rugi Baru Tahu UMP 2022 Cuma 2,5 Juta

Kejadian seperti juga di perkuat salah satu orang yang pernah menjadi sopir angkot, Muajir Aksa (24)

"Kita kalau lagi bawa mobil harus cepat gerakan, lambat sedikit bisa-bisa dilambung sama mobil lain, begitu juga kalau kita kasih turun penumpang," akunya.

Peristiwa semacam itu tetap akan berlanjut karena tidak adanya efek jera yang pasti, perilaku berhenti mendadak dapat membahayakan pengguna jalan yang ada di sekitarnya. (A)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: KardinĀ 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS