adplus-dvertising

3 Golongan Manusia Paling Buruk Kedudukannya di Hari Kiamat

Haerani Hambali, telisik indonesia
Rabu, 14 September 2022
671 dilihat
3 Golongan Manusia Paling Buruk Kedudukannya di Hari Kiamat
KH Abdul Ghafur menjelaskan 3 golongan manusia yang dibenci Allah SWT di hari kiamat, bahkan Allah enggan melihatnya. Foto: Repro SragenUpdate.com

" Allah SWT sangat mencela orang yang berbuat keburukan terhadap orang lain. Bahkan Nabi SAW menggolongkan orang yang dihindari karena kekejiannya sebagai manusia yang paling buruk "

KENDARI, TELISIK.ID - Berdasarkan hadis Rasulullah SAW, ada beberapa golongan manusia yang paling buruk kedudukannya di akhirat kelak.

Dikutip dari Republika.co.id, berikut ini 3 golongan manusia yang paling buruk kedudukannya di hari kiamat.

1. Golongan manusia yang ditakuti karena kekejiannya


Sebagimana diterangkan dalam hadis: 

Dari Aisyah RA berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Hai Aisyah, sesungguhnya manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah orang yang dihindari oleh manusia karena takut kejelekannya.” (HR Muslim, hadits no 4693).

Allah SWT sangat mencela orang yang berbuat keburukan terhadap orang lain. Bahkan, dalam hadis tersebut Nabi SAW menggolongkan orang yang dihindari orang lain karena kekejiannya sebagai manusia yang paling buruk. 

Baca Juga: Setelah Jadi Mualaf, Penghasilan Sedikit Terasa Nikmat jika Disyukuri

Artinya, orang yang tidak peduli terhadap orang lain,  jahat dan berperangai buruk terhadap orang lain merupakan manusia terburuk di muka bumi, meskipun ia adalah ahli salat dan suka beribadah.

2. Suami yang mengumbar urusan ranjang

Mengumbar urusan ranjang bersama pasangan termasuk golongan manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah. Karena bersenggama atau hubungan suami istri merupakan salah satu ibadah rohani yang tak boleh diceritakan kepada orang lain.  

Dari Abu Sa'id RA, dia berkata bahwa Nabi SAW bersabda: 

"Sesungguhnya di antara orang yang terburuk kedudukannya disisi Allah pada hari kiamat kelak adalah seorang laki-laki yang mengetahui rahasia istrinya atau seorang istri yang mengetahui rahasia suaminya kemudian menceritakannya kepada orang lain." (HR Muslim dan Ahmad).

Syekh Kamil Muhammad Uwaidah dalam kitabnya Fiqih Wanita menukilkan riwayat hadis tersebut. Dia menyimpulkan bahwa sesungguhnya dilarang membicarakan secara panjang lebar mengenai apa yang terjadi pada saat melakukan hubungan badan dengan istri kepada orang lain.  

Cerita itu dikecualikan kepada ahli medis yang berkaitan dengan penyakit yang diderita oleh suami atau istri. "Akan tetapi, diperbolehkan membicarakannya bersama dokter jika berkenaan dengan penyakit yang ada pada istri maupun suami," katanya. 

3. Golongan manusia yang menggadai akhiratnya untuk dunia

Dari Abu Umamah, sesungguh Rasulullah SAW bersabda:

“Di antara orang yang paling buruk kedudukannya pada hari kiamat adalah seorang hamba yang menghancurkan akhiratnya demi merebut dunia milik orang lain." 

Baca Juga: Jangan Lupa Memeluk dan Mencium Anak Setiap Hari, Ini Keutamaannya

Selain tiga golongan di atas, ada tiga golongan manusia yang menjadi musuh Allah SWT dan sangat dibenci oleh Allah SWT di hari kiamat menurut KH Abdul Ghofur, dikutip SragenUpdate.com dari salah satu video yang diunggah di kanal YouTube Sahabat Yusroh pada 22 Juli 2022:

1.    Orang yang Ingkar Janji

Allah SWT sangat membenci orang yang telah berjanji atas nama Allah SWT, lalu mengingkari janjinya.

Jangankan mencium bau surga, Allah melihatnya saja enggan. Selain itu, golongan ini akan menjadi musuh Allah di hari kiamat.

2. Menculik lalu diperjualbelikan

Haram hukumnya bagi orang yang menculik anak-anak kemudian dijual lalu menikmati uangnya. Allah sangat melaknat golongan ini, dan akan mendapatkan siksa yang pedih di hari kiamat.

3. Tidak memberikan hak orang yang bekerja

Menyegerakan membayar upah bagi buruh yang telah menyelesaikan pekerjaan dan mencapai waktu pembayaran upah yang telah disepakati merupakan perintah Rasulullah SAW.

Sebagimana hadis yang berbunyi: ”Berikan kepada seorang pekerja upahnya sebelum keringatnya kering.” (HR. Ibnu Majah).

Allah juga enggan melihat dan mengajak berbicara orang yang tidak memberikan hak pekerja, serta akan menjadi musuh besar Allah SWT di hari kiamat. (C)

Penulis: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga