adplus-dvertising

Anak Takut Disuntik Vaksin, Begini Cara Vaksinator Menenangkannya

Apriliana Suriyanti, telisik indonesia
Rabu, 19 Januari 2022
570 dilihat
Anak Takut Disuntik Vaksin, Begini Cara Vaksinator Menenangkannya
Salah satu peserta vaksinasi anak yang tampak takut hingga menutup kedua matanya. Foto: Apriliana Suriyanti/Telisik

" Ada beberapa di antaranya sampai mengeluarkan air mata sebab takutnya tak ketulungan "

KENDARI, TELISIK.ID - Pemerintah Kota Kendari menargetkan 34.793 anak usia 6-11 tahun menjadi penerima vaksin COVID-19. Pasalnya, Rabu (19/1/2022), vaksinasi usia dini perdana digelar di dua Sekolah Dasar (SD), yaitu SDN 2 Kendari dan SD Pelangi.

Tak jarang, anak kecil akan merasa takut bila dihadapkan dengan jarum suntik yang dipakai untuk vaksinasi.

Dari pantauan Telisik.id, terdapat beberapa siswa SDN 2 Kendari yang terlihat gugup sampai menutup kedua matanya saat ujung jarum suntik hendak menembus kulit lengan kirinya.


Bahkan, ada beberapa di antaranya sampai mengeluarkan air mata sebab takutnya tak ketulungan.

Salah satu orang tua murid, Hermawati, memberikan komentar saat sang anak menangis karena disuntik vaksin.

Baca Juga: Vaksinasi Usia Dini Dimulai, Siswa SD di Kendari Antusias

"Itu mungkin karena lihat temannya ada yang menangis, akhirnya dia ikut juga menangis, padahal sebenarnya dia tidak takut, dia antusias mengikuti ini," ucapnya.

Tempat sama, Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto mengungkapkan, dalam memberikan vaksinasi pada anak, tentu melalui pendekatan yang berbeda. Pertama, dimulai dari tenaga vaksinator.

"Tenaga vaksinator harus sudah dilatih oleh dokter anak, bagaimana cara menyuntik anak tanpa menimbulkan trauma atau ketakutan," jelasnya.

Kedua, memberikan reward pada anak sebagai tanda apresiasi akan keberaniannya.

"Kita bisa berikan hadiah-hadiah kecil seperti permen dan atau pujian setelah Si anak selesai divaksinasi," ucap AKBP Didik Erfianto.

Baca Juga: Polisi Ancam Proses Hukum Jika Tawuran Pelajar di Busel Terulang

Terakhir, berbincang-bincang dengan Sang anak agar perhatiannya teralihkan dari jarum suntik.

"Ajak cerita, sehingga Si anak ini merasa nyaman dan rileks, sampai proses suntiknya selesai," ucapnya.

Ia juga mengungkapkan, masing-masing posko punya trik yang berbeda dalam melayani proses vaksinasi pada anak.

"Bisa jadi nanti ke depannya bisa sambil dihibur dengan dihadirkannya badut atau door prize, intinya untuk mengalihkan perhatian anak agar tidak takut dan tidak merasa sakit," pungkasnya. (B)

Reporter: Apriliana Suriyanti

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga