Awas, 7 Bahaya Terlalu Banyak Makan Daging Sapi

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Rabu, 21 Juli 2021
0 dilihat
Awas, 7 Bahaya Terlalu Banyak Makan Daging Sapi
Makanan olahan dari daging sapi. Foto: Repro google.com

" Hari Raya Idul Adha 2021 di tengah kasus pandemi yang semakin melonjak, tidak menghalangi umat Muslim menjalankan salah satu syariat-Nya, yakni ibadah berkorban. "

KENDARI, TELISIK.ID - Hari Raya Idul Adha 2021 di tengah kasus pandemi yang semakin melonjak, tidak menghalangi umat Muslim menjalankan salah satu syariat-Nya, yakni ibadah berkorban.

Lebaran Idul Adha tahun ini juga seperti biasa, masyarakat menikmati daging kurban yang umumnya berupa daging kambing atau daging sapi.

Namun perlu diingat, ada bahaya terlalu banyak makan daging sapi yang mengintai.

Untuk itu, ada baiknya kita mengetahui tentang bahaya terlalu banyak makan daging sapi supaya kita bisa tetap waspada dan makan sewajarnya.

Berikut ini bahaya terlalu banyak makan daging sapi yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Kadar kolesterol naik

Daging mengandung banyak lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Jika kolesterol naik maka ini bisa memicu beragam penyakit.

Dua di antara banyak penyakit yang harus diwaspadai adalah stroke dan penyakit jantung. Daging sapi juga mengandung lemak, karenanya harap untuk berhati-hati dan mengukur konsumsi Anda terhadapnya.

2. Dehidrasi

Bahaya terlalu banyak makan daging sapi salah satunya ialah dehidrasi. Daging juga mengandung banyak protein, tetapi jika kita mengkonsumsi terlalu banyak daging yang mengandung protein ini justru bisa menyebabkan bahaya terhadap ginjal.

Kenapa? Karena protein yang berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan ginjal memproduksi urine yang lebih pekat dan membuat kita tanpa sadar telah kekurangan asupan kadar air dalam tubuh. Jika dehidrasi semakin parah, bisa menyebabkan kulit pada tubuh terlihat kusam, nafsu makan bertambah dan akibatnya kita bisa mengalami obesitas sebelum kita menyadarinya.

Baca juga: Waspada, 5 Makanan Penyebab Trigliserida Tinggi yang Perlu Anda Hindari

Baca juga: Agar Miss V Tetap Menjepit saat Berhubungan Seks

3. Metabolisme tubuh terganggu

Terlalu banyak mengonsumsi daging sapi dapat meningkatkan risiko metabolisme terhadap tubuh. Itu karena daging sapi mengandung banyak lemak daripada serat yang dapat menghambat proses usus mencerna makanan.

Ini adalah bahaya terlalu banyak makan daging sapi yang harus diwaspadai secara sungguh-sungguh. Bila Anda mau makan daging sapi, harap untuk mengimbanginya dengan buah dan sayuran, serta jangan lupa untuk membatasi jumlah konsumsi daging sapi ke dalam tubuh Anda.

4. Meningkatkan risiko sakit kepala

Bahaya terlalu banyak makan daging sapi berikutnya adalah sakit kepala seperti migrain dan bisa lebih parah. Hal itu terjadi karena tubuh mengalami dehidrasi. Jika tidak segera ditangani bisa menimbulkan masalah kesehatan serius seperti stroke.

5. Menimbulkan bau mulut

Terlalu banyak makan daging sapi juga bisa meningkatkan bau mulut. Daging sapi dapat melepaskan zat ketones yang dapat meningkatkan bau mulut yang disebabkan oleh peradangan di dalam tubuh.

Terlalu banyak makan daging sapi menyebabkan laju peradangan semakin cepat, sehingga dapat menimbulkan kerusakan di sel-sel mulut yang berakhir menjadi pemicu bau mulut. Lebih dari pada itu, zat ketones juga bisa merusak fungsi organ-organ di dalam tubuh.

6. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Sejumlah studi menunjukkan, kebanyakan makan daging merah dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Menurut para ahli dari American Heart Association, daging merah memiliki lebih banyak lemak jenuh daripada sumber protein lain, seperti ayam, ikan, atau kacang-kacangan.

Penumpukan lemak jenuh dan lemak trans di tubuh bisa membuat kadar kolesterol tinggi.

Seperti diketahui, kadar kolesterol tinggi adalah pemicu penyakit jantung.

Untuk meminimalkan risiko penyakit jantung, sebaiknya Anda tidak terlalu banyak makan daging.

Atau, konsumsi daging tanpa lemak dengan porsi yang disarankan ahli. Sebisa mungkin hindari segala jenis daging olahan, seperti ham, burger, smoked beef, sosis, sampai kornet yang mengandung pengawet.

7. Meningkatkan risiko batu ginjal

Efek kebanyakan makan daging yang perlu diwaspadai lainnya yakni penyakit batu ginjal.

Protein hewani mengandung senyawa purin yang akan terurai menjadi asam urat. Ketika kadar asam urat meningkat, seseorang lebih berisiko terkena batu ginjal.

Risiko tersebut lebih tinggi menyerang orang yang punya riwayat keturunan penyakit ginjal. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga